Irak Bantah Terlibat dalam Serangan Koalisi Internasional ke Suriah

0
88

Baghdad,LiputanIslam.com– Media-media Irak melaporkan, pesawat-pesawat AS pada Jumat dini hari (26/2) kemarin membombardir kawasan perbatasan antara al-Bukamal Suriah dan al-Qaim Irak.

Kemenhan AS dalam statemennya mengkonfirmasi bahwa Tentara AS telah menggempur timur Suriah atas perintah Joe Biden. Pentagon mengklaim, serangan ini dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari Pemerintah Irak.

Klaim ini ditanggapi oleh Kemenhan Irak, yang menyebutnya sebagai “statemen aneh.” Kemenhan Irak menyatakan,”Selain membantah kabar ini, kami menegaskan bahwa kerjasama kami dengan Koalisi Internasional terbatas pada tujuan tertentu, yang sudah digariskan untuk membentuk koalisi ini demi memerangi ISIS dan ancamannya untuk Irak. Kerjasama ini telah dibuat sedemikian rupa agar tetap melindungi kedaulatan dan keutuhan wilayah Irak.”

Senada dengan Kemenhan Irak, Kemendagri Irak pun menepis isu pemberian informasi kepada Koalisi Internasional untuk melancarkan serangan udara ke timur Suriah.

“Menyusul statemen terkait pertukaran informasi antara Irak dan Pasukan Koalisi Internasional soal serangan udara ke wilayah Suriah, Kemendagri Irak ingin menjelaskan bahwa mekanisme Kementerian ini dengan Koalisi Internasional hanya terbatas pada pengembangan kemampuan dan ketrampilan Pasukan Keamanan Irak di bidang kepolisian. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan pasukan Kementerian ini dalam keamanan domestik, melawan kriminalitas, dan mewujudkan kedamaian sosial,”demikian disebutkan dalam statemen Kemendagri Irak, sebagaimana dilaporkan Mawazin News.

Jubir Kemenlu Rusia, Maria Zakharova mengecam keras serangan tersebut dan menuntut penghormatan tanpa syarat terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Suriah. (af/fars)

Baca Juga:

Kataib Hizbullah Irak: AS, Israel, dan Saudi adalah Pelaku Teror di Irak

Hizbullah Irak Sebut Saudi dan UEA Sponsori Serangan AS ke Suriah

DISKUSI: