Irak Bantah Isu Normalisasi dengan Israel

0
317

Baghdad,LiputanIslam.com-Istana Kepresidenan Irak menepis rumor yang dipublikasikan media UEA terkait kesiapan Baghdad untuk meneken kesepakatan normalisasi dengan Tel Aviv.

Jubir Presiden Barham Saleh menanggapi isu yang disiarkan stasiun televisi Sky News (milik UEA) tersebut. Jubir Kepresidenan Irak mengatakan,”Sejumlah media dan laman (di media sosial) telah menisbatkan statemen palsu kepada Presiden Irak, yang intinya adalah Irak akan berkoordinasi dengan Palestina dan siap untuk menandatangani kesepakatan damai dengan Israel.”

“Kami tegaskan bahwa apa yang diberitakan di media-media ini tidak benar dan merupakan klaim palsu. Kami meminta dari semua media dan blogger untuk lebih teliti dan jujur dalam masalah ini, serta mengambil informasi dari sumber-sumber resmi. Jika hal ini tidak dilakukan, publikasi berita yang tidak jelas benar tidaknya ini akan berujung pada penghinaan, kekacauan, dan dampak-dampak negatif lain,”kata pejabat Irak tersebut.

Stasiun televisi Sky News memublikasikan kabar ini di laman Twitter-nya pada Selasa sore (9/3) lalu. Namun setelah beberapa waktu, Sky News menghapus berita tersebut.

Seperti diketahui, sejumlah negara Arab, termasuk UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko, telah menjalin kesepakatan normalisasi dengan Rezim Zionis. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah media yang berkiblat ke rezim-rezim Arab dan Israel mengklaim bahwa Irak akan menjadi negara Arab berikut yang berdamai dengan Tel Aviv. (af/fars)

Baca Juga:

Menteri Yaman: Kami Bangga Berjuang bersama Kelompok Perlawanan

Gubernur Ma’rib Pro-Mansour Hadi Blak-Blakan Akui Pihaknya Hampir Kalah Perang

DISKUSI: