Hizbullah Irak: PM Berikutnya Harus Berkomitmen untuk Mengusir AS

0
161

Baghdad,LiputanIslam.com-Staf keamanan Brigade Hizbullah Irak mengumumkan syarat-syarat kelompoknya untuk pemilihan perdana menteri baru.

“Perdana menteri baru harus bersih, kompeten, dan tidak memiliki dua kewarganegaraan. Dia juga mesti bisa mengukuhkan keamanan dan konstitusi, memberikan pelayanan kepada rakyat dan memerangi korupsi,”kata Abu Ali al-Askari, seperti dilansir situs al-Mauqif al-Iraqi.

Dia juga meminta dari perdana menteri mendatang Irak untuk memerhatikan tuntutan-tuntutan rakyat, juga berkomitmen untuk menjalankan kesepakatan-kesepakatan Abdulmahdi dengan Tiongkok. Al-Askari menegaskan, perdana menteri baru tidak boleh mengalah di hadapan pemerintah AS dan tuntutan-tuntutannya. Selain itu, dia pun harus mengeksekusi keputusan parlemen Irak untuk mengusir tentara AS.

Juru bicara Hizbullah Irak mengatakan, keputusan untuk mengusir tentara asing dari Irak adalah permintaan terpenting dari orang yang ingin mencalonkan diri sebagai perdana menteri.

Menurut al-Askari, tidak diusirnya tentara asing dari Irak adalah ancaman bagi rakyat Iran dan merupakan pengkhianatan besar.

Sebelum ini, Qais al-Khazali (pemimpin kelompok Ashaib Ahl al-Haq) juga menyatakan, implementasi keputusan parlemen Irak untuk mengusir tentara AS adalah syarat pemilihan perdana menteri baru.

Saham Musa, wakil koalisi al-Fath Irak baru-baru ini mengumumkan, berbagai kelompok politik Irak akan membahas pemilihan perdana menteri baru. Namun hingga kini belum jelas siapa yang akan dipilih untuk menempati posisi tersebut. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Menlu Saudi: AS Membuat Timteng Aman dengan Membunuh Soleimani

Intelijen AS Pembunuh Jenderal Soleimani Tewas di Afghanistan

DISKUSI: