Harian Saudi Provokasi AS untuk Menyerang Iran

0
108

Riyadh,LiputanIslam.com-Usai Riyadh menuduh Teheran bertanggung jawab atas serangan nirawak Ansharullah ke fasilitas minyaknya, sebuah media Saudi dalam tajuk utamanya, Kamis (16/5), menyarankan AS untuk menyerang sejumlah titik di Iran.

Dalam tajuknya, Arab News mengutip ucapan Raja Abdullah bin Abdul Aziz satu dekade lalu, yang mengatakan serangan ke Iran “ibarat memotong kepala ular.” Media milik klan Saud ini menuduh Iran bertanggung jawab atas ledakan di Fujairah (UEA) dan serangan ke fasilitas minyak Saudi.

Berita Terkait: Saudi Tuding Iran Perintahkan Serangan Ansharullah ke Fasilitas Minyak Saudi

“Menurut pandangan harian ini, surgical strikes adalah tindakan logis selanjutnya,”tulis Arab News.

Maksud surgical strikes adalah serangan ke titik-titik strategis tertentu, tanpa berujung pada perang dengan sebuah negara.  Harian ini menyebut serangan rudal AS ke pangkalan udara Suriah sebagai contohnya.

Arab News mengakui, sanksi-sanksi atas Iran gagal mewujudkan tujuan AS dan Saudi. Sebab itu, menurutnya, perlu ada tindakan “tegas” untuk mengubah perilaku Iran di kawasan.

“Supaya Iran tahu bahwa tindakan-tindakannya tak akan dibiarkan tanpa hukuman, harus ada langkah-langkah preventif dan hukuman untuk mereka. Menurut kami, langkah itu berupa surgical strikes yang akurat.”pungkas Arab News.

Sebelum ini, Javad Zarif (menlu Iran) menyebut “Tim B” (Benyamin Netanyahu, John Bolton, Bin Salman, dan Bin Zayed) berupaya menyeret AS untuk terlibat konflik dengan Iran.

Meski demikian, menurut Washington Post dan saluran CNN, Donald Trump tidak senang dengan penggiringan opini akan terjadinya perang antara AS dan Iran. (af/alalam/fars)

Baca:

Ledakan di Fujairah Tunjukkan Kebohongan Trump

Trump Sanggah Laporan AS Kirim 120 Tentara ke Iran

DISKUSI: