Gegara Corona, Penghuni Panti Jompo di Kanada Ditelantarkan

0
409

Quebec,LiputanIslam.com-Pejabat Montreal Kanada mengabarkan kematian 31 penghuni panti jompo yang telah ditinggalkan oleh para pegawainya. Para pegawai panti jompo itu kabur lantaran takut terjangkit Corona.

National Post melaporkan, aparat Quebec akan menginvestigasi kasus kematian puluhan orang tua di panti jompo Horren. Francois Legault (perdana menteri pemerintahan lokal Quebec) menggulirkan kemungkinan adanya faktor “kecerobohan fatal” dalam kasus kematian tersebut.

Polisi Montreal dikabarkan telah memulai penyelidikan kasus ini. Investigasi dimulai setelah pejabat medis mengakses berkas-berkas penghuni Panti Jompo Horren. Mereka mengetahui bahwa 31 dari 150 penghuni panti jompo tersebut telah meninggal dunia sejak 13 Maret lalu.

Menurut Legault, sedikitnya 5 dari 31 kematian itu disebabkan virus Corona. Namun bisa saja angka itu bertambah.

“Jujur saja, saya berpendapat bahwa telah terjadi kecerobohan dan pengabaian fatal di panti jompo ini,”kata Legault.

Pejabat daerah untuk kali pertama mengunjungi panti jompo itu pada 29 Maret, yaitu tiga hari setelah laporan pertama kasus kematian. Mereka mendapati panti jompo itu dibiarkan tak terawat, sebab para pegawainya telah kabur dan meninggalkan orang-orang tua itu begitu saja.

Kasus Herron ini adalah kasus terbaru terkait kondisi buruk panti-panti jompo di Kanada, yang disinyalir telah meningkatkan angka kematian akibat pandemi Corona. (af/alalam)

Baca Juga:

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Iran Turun ke Bawah 100/Hari Dalam 1 Bulan

Jual Kembali Senjata ke Saudi, Kanada Korbankan Prinsip Demi Laba

 

DISKUSI: