Gantz Cemas Israel akan Kehilangan Galilea dan Negev

0
100

TelAviv,LiputanIslam.com-Menteri Perang Israel dalam sebuah pertemuan rahasia dengan Fraksi Kahol Lova di Parlemen Israel mengaku, dia mengkhawatirkan Tel Aviv akan kehilangan kawasan Galilea (utara Palestina Pendudukan) dan Negev (selatan Palestina Pendudukan).

Menurut laporan Israel Hayom, Benny Gantz menyatakan, Israel bisa saja akan terpaksa menerima resolusi PBB terkait opsi Dua Negara di Tanah Pendudukan sehingga akan kehilangan Galilea dan Negev tersebut. Menurutnya, hal ini mungkin terjadi bila Tel Aviv tidak menanamkan modal di dua kawasan tersebut.

Gantz secara terbuka menyatakan, bukan mustahil bahwa orang-orang Palestina di masa mendatang akan menguasai sejumlah kawasan. Menurutnya, Pemerintah Yahudi dalam tahun-tahun ke depan akan mengecil, dan mungkin saja luas Israel, dari sisi geografis, akan terbatas antara kota Hadera di selatan Haifa hingga kota Gedera yang terletak 25 km arah selatan Tel Aviv.

Israel Hayom dalam lanjutan laporannya menulis, mayoritas struktur populasi Galilea dan Negev menguntungkan pihak Palestina. Meningkatnya rasa nasionalisme di tengah mereka juga menjadi salah satu alasan kekhawatiran Gantz bahwa Israel mungkin saja akan kehilangan dua kawasan ini.

Gantz memberitahu orang-orang partainya, ia menerima informasi bahwa warga Palestina di Tanah Pendudukan 1948 berusaha untuk menguasai keadaan.

“Saya menerima pesan di WhatsApp dari orang tak dikenal yang berbunyi: Kalian tidak punya kesempatan di hadapan Tuhan. Kami akan menghancurkan pemerintahan kalian secara perlahan-lahan.,”kata Gantz. (af/fars)

Baca Juga:

Pertama Kali, Israel Simulasikan Serangan Besar terhadap Iran

Brigade al-Quds Akui Bunuh Serdadu Israel di Jenin

DISKUSI: