Dubes Yaman Sebut Biden Hanya Manfaatkan Isu Yaman Demi Menangi Pilpres

0
305

Teheran,LiputanIslam.com-Dubes Yaman untuk Iran, Ibrahim Muhammad al-Daylami dalam wawancara dengan Press TV mengomentari janji Presiden AS Joe Biden untuk menghentikan perang di Yaman. Al-Daylami menilai, bahwa Biden hanya menggunakan isu Yaman sebagai kartu truf dalam Pilpres AS.

“Kami tidak pernah mengandalkan janji-janji AS, sebab agresi atas Yaman dimulai di masa Obama dan Demokrat. Janji-janji Biden soal Yaman tidak pernah dilaksanakan, sebab dia adalah sekutu terpenting dalam agresi ini,”kata al-Daylami.

“AS dan agresinya ke Yaman adalah hal yang sangat jelas. Kita menyaksikan agresi Saudi-AS ke Yaman, yang dimulai dari ibu kota AS di masa kepresidenan Obama.”

“Di masa itu, Adel al-Jubeir adalah Dubes Saudi di AS. Sejak hari pertama agresi, Saudi mendapat dukungan logistik, intelijen, dan selainnya dari pihak AS. Mereka mendukung blokade atas Yaman dari laut, darat, dan udara. Semua resolusi yang disahkan di Dewan Keamanan adalah berkat dukungan AS dan Obama,”papar al-Daylami.

Di lain sisi, ia menilai hubungan antara Republik Islam dan Yaman sebagai sebuah hubungan yang kuat.

“Iran adalah satu-satunya negara yang memihak rakyat Yaman, mengkritik agresi, dan menuntut pencabutan blokade atas bangsa Yaman,”kata al-Daylami.

“Media-media di Iran membela rakyat Yaman. Media-media juga membicarakan keharusan untuk mencabut sanksi atas Yaman. Mereka juga mendukung Angkatan Bersenjata Yaman, di saat banyak negara yang memilih bungkam. Media-media Iran memberikan dukungan secara diplomatik kepada rakyat Yaman,”tandasnya. (af/fars)

Baca Juga:

5 Mata-mata Badan Intelijen Inggris Dijatuhi Hukuman Mati di Yaman

Israel di Balik Layar Krisis Bendungan al-Nahda

DISKUSI: