Ditolak Rumah Sakit, Dua Bayi Muslim di India Meninggal

0
381

Jamshedpur,LiputanIslam.com-Meski kecaman atas perlakuan diskriminatif dan kekerasan terhadap Muslim India masih berlanjut, media-media memberitakan kematian dua bayi Muslim lantaran ibu-ibu mereka ditolak rumah sakit. Rumah sakit menolak wanita tersebut dengan dalih pencegahan virus Corona.

Dilansir New Zealand Herald, seorang wanita Muslim yang tengah hamil merujuk ke rumah sakit MGM di kota Jamshedpur di negara bagian Jharkand. Namun pihak RS menolak untuk memberinya pelayanan kesehatan.

Akibat penolakan tersebut, bayi yang di rahim Rizwana Khatun (30 tahun) itu gugur dalam kandungan.

Yang lebih memilukan adalah saat Khatun merujuk ke rumah sakit usai mengalami pendarahan, dia justru dipukuli dan diusir dari rumah sakit. Pihak rumah sakit menuduhnya terinfeksi virus Corona.

Pada bulan lalu, seorang bayi Muslim India pun meninggal dunia, setelah rumah sakit pemerintah di kawasan Bharatpur Rajastan menolak untuk merawat ibunya.

Sebelum ini, sejumlah orang dari partai Narendra Modi (PM India), yaitu Partai Bharatiya Janata menuding orang-orang Muslim India sebagai penyebab pandemi Corona di negara mereka.

Seiring dengan dirilisnya statemen-statemen semacam ini dan bertambahnya kasus Corona di India, Muslimin di India menjadi sasaran perlakuan diskriminatif yang lebih keras.

Sebuah rumah sakit di kota Meerut di negara bagian Uttar Pradesh mengumumkan, orang Muslim baru bisa dirawat di rumah sakit itu setelah menunjukkan bukti tidak terinfeksi Corona. Namun, orang-orang Hindu bisa dirawat tanpa harus dites terlebih dahulu. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Iran Kecam Kebungkaman Dunia terhadap Kerusuhan Anti-Muslim di India

ISIS, Islamophobia, dan Kerusuhan di India

 

DISKUSI: