Dikte Tel Aviv untuk Biden: Tambah Sanksi agar Iran Mau Berunding

0
45

TelAviv,LiputanIslam.com-Respons para petinggi Rezim Zionis terkait sikap Pemerintah Joe Biden soal JCPOA terus bergulir. Dubes Israel untuk AS pun tak ketinggalan menulis ‘resep’ untuk Presiden AS dalam menghadapi Iran.

Gilat Ardan meminta Washington agar tidak kembali ke JCPOA dan mengklaim, jika Pemerintah baru AS kembali ke kesepakatan nuklir, Tel Aviv tidak bisa menjadi bagian dari proses tersebut.

“Kami berpikir, jika AS kembali ke kesepakatan yang ia sudah keluar darinya itu, ia akan kehilangan sarana-sarana pengaruhnya,”ujar Dubes AS kepada Radio Israel, seperti dilansir Reuters.

Ardan mengklaim, jika Washington kembali ke JCPOA, “orang-orang Iran tidak akan memiliki motivasi untuk kembali ke perundingan, dan ini akan menjadi sebuah kesalahan besar.”

Dubes Israel ini pun mengajukan sejumlah usul kepada AS untuk menarik Iran ke meja perundingan. Ardan berpendapat bahwa Washington mesti meningkatkan sanksi atas Teheran.

“Tampaknya sanksi-sanksi memberatkan, mempertahankan sanksi-sanksi saat ini, bahkan menambahkan sanksi-sanksi baru disertai ancaman militer yang bisa membuat Iran gentar, akan mendorong Iran untuk berunding dengan negara-negara Barat; perundingan yang mungkin bisa berujung pada perjanjian untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir,”ujarnya. (af/fars)

Baca Juga:

Iran Curiga Ada Pihak-pihak yang Berusaha Mengaitkan Serangan Arbil ke Teheran

Iran Beritahu IAEA Penangguhan Tindakan Sukarelanya untuk JCPOA

DISKUSI: