Di UEA, Penyebar Informasi Hoax Corona Terancam Denda 20.000 Dirham

0
303

Sumber foto: Al-Jazeera

Abu Dhabi,LiputanIslam.com—Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) akan memberikan sanksi berupa denda sebesar 20.000 dirham atau setara dengan 84 juta rupiah kepada siapa saja yang mempublikasikan atau membagikan informasi palsu seputar virus Corona. Tak hanya itu, UEA memperingatkan bahwa informasi yang dibagikan harus sesuai dengan informasi pemerintah.

“Siapa pun dilarang untuk mempublikasikan, membagikan, atau menyebarkan informasi medis yang keliru atau tidak diumumkan secara resmi, baik menggunakan selebaran, rekaman, sosial media, website, dan berbagai jenis publikasi lainnya,” ucap perwakilan pemerintah UEA, seperti dikutip Middle East Monitor (Memo) oada Minggu (19/4).

Baca juga:Ansarullah Nyatakan Saudi-UEA Belum Konsisten Terapkan Gencatan Senjata

Langkah ini dilakukan untuk membendung arus penyebaran informasi palsu seputar viurs Corona yang saat ini telah merenggut nyawa 37 orang dan menginfeksi 6.300 warga UEA lainnya.

Menurut Memo, pengumuman pemerintah UEA secara jelas ditujukan pada individu. Belum jelas, apakah peraturan ini juga ditujukan pada jurnalis dan media profesional. (fd/Memo)

 

DISKUSI: