Dekati Iran, UEA Ingin Tampil Lebih Ramah di Timteng

0
442

AbuDhabi,LiputanIslam.com-Situs Axios mengutip statemen dari seorang pejabat UEA, yang menjelaskan alasan kenapa Abu Dhabi berusaha menurunkan tensi hubungannya dengan Teheran, Ankara, dan Doha.

Ada 3 faktor yang diungkap pejabat anonim yang dikutip Axios tersebut, yang melatarbelakangi perubahan kebijakan Abu Dhabi di Timteng:

Pertama, kerugian yang dialami Abu Dhabi dalam bidang finansial, diplomatik, dan kredibilitas, menyusul intervensi UEA dalam konflik di Yaman dan Libya.

Kedua, jatuhnya sektor perekonomian UEA lantaran pandemi Corona.

Ketiga, kesadaran UEA bahwa tidak ada pihak yang bisa diandalkan olehnya, menyusul merosotnya kepercayaan terhadap peran AS di Timteng. Kesadaran ini menguat setelah Donald Trump menolak membalas serangan yang dilancarkan Ansharullah ke fasilitas minyak Saudi dan kapal-kapal dekat pelabuhan-pelabuhan UEA.

Menurut pejabat UEA ini, Abu Dhabi akan tetap melanjutkan kebijakan interaksi dengan semua pihak di Kawasan agar langkah-langkahnya dipandang lebih persuasif dan efektif. Di saat yang sama, ia juga mengakui bahwa mungkin rekonsiliasi penuh dengan Iran, Turki, dan Qatar sulit untuk diwujudkan.

Seperti diketahui, Penasihat Keamanan Nasional UEA, Tahnoon bin Zayed melawat ke Iran pada awal pekan ini. Dia bertemu dengan Presiden Ebrahim Raisi dan Penasihat Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani.

“Kita adalah putra-putra Kawasan ini dan memiliki satu nasib. Sebab itu, perluasan hubungan bilateral masuk dalam agenda kami,” kata Tahnoon kepada Raisi.

“Kami siap mengembangkan kerja sama. Kami berharap kunjungan Ayatullah Raisi ke UEA akan memulai fase baru dalam hubungan kedua negara.”

Dalam pertemuan itu, Tahnoon menyampaikan undangan resmi Presiden UEA kepada Raisi untuk melawat ke Abu Dhabi.

Dalam perjumpaan dengan Shamkhani, Tahnoon berkata, ”Sebagai negara besar dan kuat di Kawasan, Iran memiliki posisi geopolitik unik dan jalan penghubung antara Timur dan Barat. Perluasan hubungan hangat antara Abu Dhabi dan Teheran termasuk dalam proritas UEA.” (af/fars)

Baca Juga:

Israel Cemaskan ‘Diplomasi Senyum’ Iran-UEA

Adik Mantan Presiden Afghanistan: Hanya Iran yang Punya Kapasitas Bantu Afghanistan

DISKUSI: