Damaskus Apresiasi Peran Rusia dalam Kepulangan Pengungsi

0
234

Damaskus,LiputanIslam.com-Sebagian negara dan organisasi internasional disebut telah menghalang-halangi kepulangan para pengungsi Suriah. Hal ini pun disesalkan oleh Menlu Suriah Faisal Miqdad.

Menurutnya, di saat mayoritas pengungsi ingin kembali ke Suriah, sebagian pihak dengan dilatarbelakangi motif-motif politis justru mencegah kepulangan mereka.

Ia menjelaskan, proyek sebagian negara dan organisasi internasional untuk melarang pengungsi Suriah kembali ke negara mereka telah ditetapkan dalam Konferensi ke-5 Brussell. Konferensi itu diadakan di Ibu Kota Belgia tanpa kehadiran Pemerintah Damaskus.

Menurut Miqdad, para peserta konferensi telah memberikan anggaran besar kepada negara-negara yang menampung pengungsi Suriah. Tujuannya adalah mencegah kepulangan atau penempatan kembali para pengungsi di negara mereka.

Menlu Suriah memaparkan, Pemerintah Damaskus dengan sumber terbatas yang dimilikinya telah melakukan segalanya demi memudahkan kepulangan pengungsi serta menciptakan kondisi ideal untuk kehidupan mereka. Miqdad juga mengapresiasi kerja sama negara-negara sahabat dalam hal ini, seperti Rusia, Iran, China, dan PBB.

Ia menyatakan, tindakan-tindakan sepihak yang dipaksakan negara-negara Barat atas Suriah, juga berlanjutnya pendudukan negara itu dan penjarahan minyak, gas, gandum, dan air oleh AS serta sekutunya, telah memunculkan kesengsaraan bagi Suriah. (af/fars)

Baca Juga:

[Video:] Iran Lumpuhkan Jaringan Teroris Agen Mossad Israel

Politico: 900 Tentara AS akan Tetap Dipertahankan di Suriah

DISKUSI: