Cegah Corona, Polisi Israel Gunakan Bom Suara untuk Bubarkan Kerumunan

0
480

TelAviv,LiputanIslam.com-Dalam beberapa hari terakhir, polisi Rezim Zionis menggunakan bom suara, helikopter, dan drone untuk membubarkan kerumunan Zionis radikal.

Orang-orang Zionis radikal itu berkumpul untuk menyuarakan protes terhadap kebijakan karantina yang diberlakukan pemerintah.

Para pemrotes bersitegang dengan aparat kepolisian dan memaki petugas sebagai “Nazi.”

Polisi Israel terpaksa menggunakan helikopter dan drone untuk menghimbau warga agar tetap berdiam di rumah.

Para pejabat Israel menganggap kelompok Zionis radikal sebagai penyebab penyebaran virus Corona. Mayoritas mereka tinggal di kawasan-kawasan padat dan miskin di Quds (Yerusalem).

Di lain pihak, sejumlah rabbi Israel meragukan keseriusan penyebaran Covid-19.

Menurut orang-orang Palestina yang masih menetap di kawasan-kawasan yang diduduki Israel, para pejabat Rezim Zionis sangat terlambat dalam melakukan tes uji Corona di tempat-tempat mereka.

Patroli polisi Israel telah disiagakan di jalanan. Namun kelompok-kelompok radikal itu tetap melanggar kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus. Upacara pengiringan jenazah pun masih dihadiri banyak orang.

Kepala Unit Gawat Darurat Israel dalam sebuah acara radio menyatakan, penentangan terhadap kebijakan pencegahan Corona didasari “motif-motif politis.”

Dia menyebut para penentang sebagai “bom yang akan segera meledak.”

Hingga kini, tercatat lebih dari 4.800 kasus Corona di Israel. 18 dari mereka yang terjangkit dikabarkan meninggal.

Kemenkes Israel memperingatkan, jika situasi ini terus berlanjut, jumlah kematian akibat Corona bisa mencapai angka ribuan orang. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

PBB: Sanksi atas Suriah Harus Dicabut Di Tengah Merebaknya Covid-19

Nasrallah: Pandemi Covid-19 Bisa Jadi Lebih Berbahaya Daripada Perang Dunia

 

DISKUSI: