Berpotensi Picu Pandemi, Saudi Dikritik Lantaran Deportasi Warga Ethiopia

0
433

Riyadh,LiputanIslam.com-Dilansir Reuters, Lembaga Internasional Migrasi (IOM) yang berafiliasi kepada PBB pada hari Senin (12/4) menyatakan, hingga kini Saudi telah mendeportasi 2.870 warga Ethiopia ke Addis Ababa, ibukota negara tersebut.

Berdasarkan dokumen internal IOM yang sampai ke tangan Reuters, ada kemungkinan Saudi akan mendeportasi total 200 ribu imigran Ethiopia. Sejumlah negara-negara Arab Teluk juga akan mengikuti langkah Riyadh tersebut.

Catherine Sozi (Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Ethiopia) membenarkan deportasi imigran dalam skala besar yang dilakukan tanpa perencanaan sebelumnya tersebut. Menurut Sozi, tindakan tersebut bisa menyebabkan penyebaran Corona, sehingga harus segera dihentikan.

Para pejabat kesehatan Ethiopia juga menyatakan kekhawatiran mereka, lantaran Saudi akan mendeportasi ribuan warga negara tersebut tanpa melakukan tes Corona terhadap mereka.

Meski demikian, pejabat Saudi membantah hal tersebut. Mereka mengklaim, Riyadh tidak pernah memaksa para imigran keluar dari Saudi. Para imigran disebut-sebut melakukannya secara sukarela dan dengan koordinasi pemerintah negara mereka.

Sebelum ini, dinas kesehatan Ethiopia mengumumkan, hingga kini 71 warga telah terpapar virus Covid-19. 10 orang dari mereka juga telah meninggal akibat virus tersebut.

Di lain pihak, IRNA melaporkan bahwa Saudi telah mengumumkan 4.934 kasus positif Corona di negaranya, sementara korban meninggal mencapai angka 56 orang. (af/alalam)

Baca Juga:

Ketika  COVID-19 Menyerang Ratusan Bangsawan Saudi dan Hentikan Perang Yaman

PM Ethiopia kepada Bin Zayed: Kami akan Ajarkan Islam kepada Anda

DISKUSI: