Israel Privatisasi Jalan Khusus untuk Yahudi di Atas Tanah Palestina

0
5

Sumber foto: Memo

West Bank,LiputanIslam.com—Pemerintah Israel dilaporkan sedang membangun jalanan baru khusus untuk orang-orang Yahudi. Namun, menurut laporan Middle East Monitor pada Selasa (25/2) kemarin, pembangunan dilakukan dengan cara mencuri tanah milik orang-orang Palestina.

Jalan sepanjang 7 km itu akan dibangun dari desa Zaatara, dan melintasi tanah milik orang-orang Palestina di desa Huwwara, Berita, dan Odala. Sampai saat ini, rute jalan ini masih digunakan oleh orang-orang Yahudi dan Palestina.

Sejak pemerintah Israel memutuskan untuk membangun jalan sejak akhir April lalu, sekitar 40 hektar tanah di sekitar desa Palestina telah direbut.

Menurut keterangan Ghassan Daghlas, seorang pejabat Palestina yang bertugas mengurus pendudukan di West Bank bagian Utara, buldoser-buldoser Israel telah menyabu habis segala hal di daerah dekat pos pemeriksaan militer di luar Huwwara.

BacaIsrael Bersiap Lakukan Operasi Militer Skala Besar di Gaza

Menurut laporan pengamat aksi kependudukan, Peace Now, pada 2019 lalu, pembangunan jalanan ini dilakukan untuk memfasilitasi empat permukiman illegal Israel seperti Yitzhar, Itamar, Har Brakha, dan Elon Moreh. Empat permukiman ini diperkirakan menampung sekitar 7.132 pemukim Yahudi Israel.

Menurut laporan yang sama, pembangunan jalan dilakukan untuk memperluas wilayah kependudukan berkedok jalan.

Meskipun permukiman Yahudi berkembang begitu pesat, para pemukim dari kelompok sayap kanan Regavim melakukan aksi tanda tangan di 33 tempat yang berbeda di sepanjang West Bank untuk menolak perluasan kependudukan.

“Berhenti! Anda memasuki negara Palestina,” tulis mereka.

Perwakilan Regavim memprotes pembangunan yang ia nilai termotivasi oleh perjanjian damai Donald Trump. (Fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS: