Bahrain Jalin Hubungan dengan Israel, Palestina Tarik Dubesnya dari Manama

0
84

Ramallah,LiputanIslam.com-Menlu Pemerintahan Otonomi Nasional Palestina (PNA) Riyadh al-Maliki memanggil pulang dubesnya dari Manama, guna mengambil langkah darurat untuk menanggapi normalisasi Bahrain-Israel.

“Kami telah memanggil dubes dari Bahrain. Kami akan menarik dubes dari negara mana pun yang melakukan normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis dan menentang proyek Perdamaian Arab 2002,”kata Saib Uraiqat (Sekretaris Komite Eksekutif PLO).

PNA menyebut normalisasi Bahrain-Israel sebagai pengkhianatan terhadap Quds, Palestina, dan dukungan terhadap kejahatan Rezim Zionis kepada rakyat Palestina.

Kelompok Ahrar Falistin menyatakan, deklarasi kesepakatan ini telah menyingkap realita Pemerintah Bahrain kepada dunia, bahwa rezim Manama hanya alat di tangan AS dan Rezim Zionis.

“Kesepakatan hina ini akan kian mendorong rakyat Palestina untuk melakukan konsolidasi, memulihkan kondisi internal, mengerahkan segala daya untuk melawan normalisasi, dan menggagalkan rencana-rencana musuh,”kata Ahrar Falistin.

PLO juga menganggap tindakan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap norma-norma Palestina.

Kelompok al-Wifaq Bahrain menegaskan, langkah normalisasi Rezim Al Khalifa ini tidak memiliki legalitas.

Hamas menyatakan, tindakan Bahrain ini mengungkap tekad Manama untuk menjalankan Kesepakatan Abad Ini, yang bertujuan untuk memusnahkan norma Palestina.

Donald Trump pada Jumat malam (11/9) mengumumkan bahwa Manama telah menjalin normalisasi dengan Tel Aviv.

Para pemimpin AS, Bahrain, dan Israel mengabarkan kesepakatan mereka untuk “menjalin hubungan diplomatik penuh antara Israel dan Kerajaan Bahrain.” (af/alalam)

Baca Juga:

Hamas dan PFLP Kecam Pembatalan Draft Resolusi Kutukan Terhadap Normalisasi UEA-Israel

Ansarullah Yaman Kecam Sikap Liga Arab terhadap Normalisasi dengan Israel

DISKUSI: