Bahkan AS pun Kesulitan Evakuasi Warganya dari Kabul

0
268

Kabul,LiputanIslam.com-Majalah terbitan AS, Politico dalam laporannya mengabarkan situasi kacau di bandara internasional Kabul. Menurut Politico, pada Senin (23/8) lalu terjadi insiden penembakan di gerbang keluar utara bandara Hamid Karzai. Sejumlah aparat keamanan Afghanistan dikabarkan tewas dalam insiden tersebut.

Setelah terjadinya insiden ini, para pejabat AS berusaha untuk menutup gerbang masuk bandara. Namun hal ini justru membuat para pemilik paspor AS tidak bisa mendapatkan akses ke dalam bandara.

Dikutip dari sejumlah sumber, kondisi di dalam bandara sangat buruk dan tidak menentu. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya listrik dan toilet. Hal ini menimbulkan gesekan antara serdadu AS dan para pejabat Kemenlu AS yang berada di sana.

Meski demikian, Gedung Putih tetap berusaha untuk mengesankan bahwa kondisi di bandara Kabul masih berada di bawah kontrol.

Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan pada Senin lalu memberitahu wartawan bahwa “langkah-langkah luar biasa telah diambil untuk mengevakuasi sejumlah besar orang dari bandara Kabul”.

Sehari sebelumnya, Menhan AS Llyod Austin mengatakan kepada kanal ABC, ”Saat ini, kami mengevakuasi ribuan warga dari bandara Kabul. Ini adalah pekerjaan besar.”

Berdasarkan video yang sampai ke tangan Politico, seorang warga AS yang memegang paspor biru terjebak di gerbang masuk bandara. Sedangkan seorang serdadu hanya memandangnya dari atas tembok. Ini membuktikan bahwa fakta di lapangan berbeda dengan klaim-klaim Pemerintah AS. (af/fars)

Baca Juga:

Dewan Ulama Syiah Afghanistan Siap Bekerja Sama dengan Pemerintahan Taliban dengan Syarat

Gagal Hadang Warga Palestina, Israel Perkuat Tembok Perbatasan

DISKUSI: