Ngeri, Pesawat Pembom Nuklir Rusia Terbang Selama Lebih dari 12 Jam di Angkasa Samudera Pasifik

0
359

Moskow, LiputanIslam.com   Kementerian Pertahanan Rusia, Selasa (18/10), menyatakan bahwa dua pembom strategis Tu-95MS, yang dikenal sebagai “Beruang”, telah terbang selama lebih dari 12 jam di atas Samudra Pasifik dan Laut Bering dan Okhotsk.

Penerbangan dua pesawat berkemampuan nuklir itu terjadi ketika ketegangan meningkat terkait perang Rusia di Ukraina dan konfliknya dengan Barat, setelah NATO dan AS mengaku menduga Rusia akan melakukan latihan bagi kekuatan nuklirnya.

Pesawat tersebut dikawal oleh pesawat tempur MiG-31, dan mengisi bahan bakar saat berada di udara, ungkap kementerian itu sembari menyebut misi itu sebagai “penerbangan terjadwal di atas perairan netral” dan sejalan dengan aturan wilayah udara internasional.

Kementerian itu tidak menentukan rute, tetapi jalur penerbangan di atas Laut Okhotsk dan Laut Bering melintasi kawasan dekat Jepang dan AS.

Di pihak lain, NATO sedang melakukan latihan kesiapsiagaan nuklir minggu ini dan mengatakan pihaknya menduga Rusia akan mengadakan latihan nuklirnya sendiri dalam waktu dekat. Sebelumnya, Kremlin mengaku tidak memiliki informasi tentang itu.

Para pejabat AS mengaku menduga latihan Rusia akan mencakup uji peluncuran rudal balistik.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada 21 September lalu memperingatkan bahwa dia siap untuk mempertahankan “integritas teritorial” Rusia dengan segala cara, termasuk senjata nuklir jika perlu. (mm/reuters)

Baca juga:

Pentagon Tak Bisa Konfirmasi Rusia Gunakan Drone Iran atau Tidak

 

DISKUSI: