AS, Negara Maju yang Paling Tidak Siap Hadapi Wabah Corona

0
556

Washington, LiputanIslam.com—Amerika Serikat tengah menghadapi mimpi terburuknya dalam satu dekade terakhir. Negara ini baru saja menjadi negara dengan kasus positif corona terbanyak di dunia. Menurut seorang analis politik, Negeri Paman Sam itu adalah negara maju yang paling tidak siap menghadapi wabah global ini.

Sebanyak lebih dari 5.000 orang AS meninggal karena virus ini dengan total kasus positif sebanyak 217.000 dan terus meningkat.

“Dari semua negara maju, AS adalah yang paling tidak siap,” kata penulis sekaligus analis politik asal Chicago, Stephen Lendman,  kepada Press TV pada Kamis (2/4).

“Bahkan Eropa, yang ceroboh satu demi satu, lebih siap … mereka mengatasinya jauh lebih baik daripada AS,” tambahnya.

Menurut Lendman, jika AS mamang negara yang siap, mereka seharusnya mengambil tindakan seperti yang dilakukan Cina atau Iran. Padahal Iran sendiri mengatasi wabah ini dengan kedua tangan terikat di belakang akibat sanksi AS yang melukai kondisi ekonomi dan medis.

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Kamis (2/4), sebanyak 6,65 juta pekerja AS mengajukan tunjangan pengangguran pekan lalu karena banyaknya perusahaan yang ditutup secara nasional. Dampak ini jauh melampaui perkiraan terburuk para ekonom.

Tahun 2017 lalu, Pentagon pernah memperingatkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump tentang ancaman virus corona dan kelangkaan peralatan medis. Peringatan ini tertulis dalam dokumen rahasia berjudul “USNORTHCOM Branch Plan 3560: Pandemic Influenza and Infectious Disease Response”. Namun, tidak ada respon pasti datang dari pemerintah. (ra/presstv)

Baca: Dokumen Militer Bocor, Ternyata AS Sudah Tahu Ancaman Virus Corona Sejak 2017

DISKUSI: