AS Ingin Ubah Iran Menjadi “Negara Biasa”

0
108

Washington,LiputanIslam.com-Menhan AS pada hari Minggu (8/12) kembali menuding Iran sebagai biang ketidakamanan Timur Tengah. Mark Esper menyatakan, Washington akan menekan Iran dan berupaya mengubahnya menjadi “negara biasa.”

Dalam wawancara dengan Fox News, Esper menampik kabar pengiriman 14.000 serdady AS ke Teluk Persia. Dia mengklaim, pasukan AS yang sudah dikirim ke kawasan sudah cukup untuk menangkal Iran dan mencegah serangan Teheran atas kepentingan-kepentingan Washington.

Kendati demikian, Washington, kata Esper, siap untuk memperkuat posisi militernya di kawasan demi menjaga kekuatan tangkalnya.

“Kami siap sepenuhnya untuk memberi respon. Ini semua bergantung pada kelakuan Iran. Iran jangan menafsirkan sikap menahan diri kami sebagai kelemahan,”ujarnya.

Baca: Israel Mengancam Jadikan Suriah sebagai Vietnam bagi Iran

Esper menuduh Iran menciptakan kekacauan di Timteng dan utara Afrika. Ia juga mengkritik program rudal dan nuklir serta penangkapan warga AS oleh Iran. Menurutnya, Washington tengah mencari “kesepakatan komprehensif” dengan Iran agar terbebas dari gangguannya.

Senada dengan para petinggi AS lain, Esper menegaskan bahwa tujuan akhir Washington adalah menjadikan Iran “negara biasa.”

Menhan AS juga membantah isu mundurnya Washington dari Timur Tengah. Dia menjelaskan,”Kita menjauh dari kawasan perbatasan dengan Turki, karena sekutu lama kita ingin memasuki kawasan tersebut. Turki berniat memerangi ancaman terorisme dari kawasan itu.”

Washington, aku Esper, menghimbau Ankara agar tidak melancarkan operasi militer di Suriah. Namun di saat yang sama, Washington mengeluarkan pasukan AS dari kawasan itu agar terhindar dari imbas operasi militer Turki. (af/alalam/fars)

DISKUSI: