Damaskus,LiputanIslam.com-Di saat Washington berkoar tengah memburu pemimpin Jabhat al-Nusra, drone-drone AS dinilai sengaja melewatkan peluang untuk membunuh Abu Muhammad al-Jaulani ketika ia tampil di depan publik baru-baru ini.
Sputnik melaporkan, al-Jaulani menampakkan diri di kawasan Bab al-Hawa di utara Idlib, Suriah di saat drone-drone AS beterbangan di angkasa kawasan tersebut.
Sumber-sumber lokal di Idlib mengatakan, al-Jaulani memasuki kawasan itu dengan dikawal banyak ajudannya. Di saat bersamaan, “drone-drone AS juga terbang di angkasa, sehingga memicu rasa heran orang-orang yang hadir dan memperkuat kemungkinan koordinasi level tinggi antara AS dan Jabhat al-Nusra.”
Sumber-sumber itu berkata, Kemenlu AS mengklaim akan menghadiahkan 10 juta dolar sebagai imbalan informasi yang membocorkan tempat persembunyian al-Jaulani. Meski begitu, “al-Jaulani menampakkan diri selama sekitar 23 menit di kawasan terbuka, yang seharusnya ia bisa menjadi sasaran empuk drone-drone AS. Namun drone-drone itu bertugas melindunginya hingga kunjungannya berakhir.”
Menanggapi kabar ini, presenter Kanal 11 Israel mengatakan,”Al-Jaulani merasa aman, meski Pemerintah AS mengadakan sayembara bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi tentang dirinya.” (af/fars)
Baca Juga:
Menlu Taliban Berkunjung ke Iran, Bahas Pemberantasan ISIS
Ansarullah Yaman Sebut Penyitaan Kapal Senjata UEA Sebagai Pertarungan Kehormatan
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:”Square721 BT”,sans-serif;}