AS Disebut Halangi Upaya al-Hashd al-Shaabi Basmi Teroris

0
278

Baghdad,LiputanIslam.com-Seorang petinggi al-Hashd al-Shaabi menyatakan, lantaran AS masih memegang kendali zona udara Irak, upaya penggunaan drone untuk melacak jejak para teroris selalu dihalang-halangi Tentara AS.

“Campur tangan AS dalam masalah keamanan telah banyak membantu kelompok-kelompok teroris. Al-Hashd al-Shaabi memiliki drone-drone, selain drone dari Kemenhan AS, untuk melacak pergerakan anasir teroris. Namun Tentara AS mengganggu penerbangan drone-drone tersebut. Ini adalah bentuk bantuan untuk kelompok teroris,” kata Qasim al-Kuraiti kepada al-Maalomah.

Petinggi al-Hashd al-Shaabi ini menegaskan, drone-drone ini bisa digunakan untuk mengamati kawasan-kawasan yang dilewati teroris, juga titik keberangkatan mereka, dan menghancurkannya. Namun pihak AS tidak membiarkan drone-drone ini terbang.

Beberapa waktu lalu, Washington Post melaporkan bahwa kelompok-kelompok perlawanan di Irak mulai menggunakan drone agar tidak terlacak oleh sistem pertahanan yang dipasang di sekitar pangkalan militer dan pusat diplomatik. Hal ini tak pelak memicu kekhawatiran Tentara AS.

Menurut Washington Post, al-Hashd al-Shaabi kadang kala menggunakan drone, alih-alih menembakkan roket. Drone-drone itu terbang di ketinggian rendah sehingga sistem pertahanan tidak bisa melacaknya.

Seorang pejabat AS di Koalisi Internasional Anti-ISIS mengungkapkan, hal ini menjadi “kekhawatiran terbesar” Koalisi di Irak.

Sebuah serangan drone juga pernah terjadi atas pangkalan Ayn al-Asad pada bulan Mei lalu. Serangan itu juga memicu pembahasan serupa di tengah para komandan militer Koalisi terkait perubahan taktik kelompok-kelompok perlawanan. (af/fars)

Baca Juga:

Reuters: Dobrak Sanksi AS, Tanker Iran Turunkan 33,000 Metrik Ton Minyak di Suriah untuk Lebanon

Serangan Udara “Misterius” Menerjang Pasukan Relawan Irak

DISKUSI: