AS Berupaya Beri ‘Nafas Buatan’ untuk Kerusuhan di Iran

0
94

Teheran,LiputanIslam.com-Tampaknya pemerintah AS tidak senang melihat ‘kematian dini’ kerusuhan di Iran, sehingga berupaya untuk menghidupkannya kembali dengan menebar propaganda.

Menlu AS pada Kamis malam (waktu setempat) via akun Twitter-nya mengunggah cuitan dukungan terhadap para perusuh di Iran. Mike Pompeo adalah pejabat kelima AS yang dalam tempo 24 jam terakhir mendukung kerusuhan di Negeri Mullah.

“Para pemrotes pemberani Iran! Kirimkan video, foto, dan info kalian soal pembubaran unjuk rasa oleh rezim Iran. AS akan mengutuk kekerasan atas pemrotes secara terbuka,”cuit Pompeo dalam Bahasa Persia.

Cuitan ini diunggah di saat kondisi kota-kota di Iran yang sempat dilanda kerusuhan, telah berangsur normal.

Baca: Iran Dilanda Gelombang Demo Tandingan Anti-Perusuh

Beberapa saat sebelum Pompeo, Morgan Ortagus (jubir kemenlu AS) juga berusaha menjaga atmosfer kerusuhan Iran tetap eksis, setidaknya di level propaganda. Dia mengunggah klip video di akun Twitter-nya dan mengatakan bahwa “AS mengikuti unjuk rasa di Iran secara seksama.”

Ortagus juga meminta agar perusuh di Iran mengirim klip-klip video kerusuhan. “Teruslah mengirim video-video ini. Kami melihat dan mendengarkan kalian,”cuitnya.

Sebelumnya, Donald Trump yang kerap menghina rakyat Iran dan menutup pintu dagang dengan Iran, mengaku “khawatir dengan dibloknya saluran internet di Iran.”

Mike Pence (wapres AS) dan Brian Hook (wakil khusus Trump untuk urusan Iran) juga serempak menyatakan sukacita dan dukungannya terhadap kerusuhan Iran.

Kontradiksi cuitan-cuitan para petinggi AS ini dengan kebijakan-kebijakan anti-Iran Washington begitu nyata, sehingga membuat pemerintah Rusia “tercengang.”

Maria Zakharova (jubir kemenlu Rusia) mengatakan,”(Klaim-klaim Pompeo) membuat kami tercengang, sebab mayoritas faktor terjadinya gelombang unjuk rasa di Iran justru kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah AS sendiri.” (af/fars)

 

DISKUSI: