Najaf,LiputanIslam.com-Gubernur Najaf mengumumkan, tim yang ditugasi untuk mengacaukan keamanan di kawasan pemukiman marja’ Irak telah ditangkap. Mereka ditahan usai memasuki sektor lama kota Najaf.

Dilansir dari stasiun televisi al-Alam, sejumlah pengunjuk rasa menyusup ke daerah tempat tinggal Ayatullah Ali Sistani. Tujuan mereka adalah menyeret unjuk rasa ke aksi anarkis dan meneror ulama panutan rakyat Irak tersebut. Namun aparat keamanan Najaf sukses menangkap para perusuh tersebut.

Baca: AS Bermain di Balik Kerusuhan Irak

Sejak awal Oktober, kota-kota di selatan Irak dilanda aksi unjuk rasa dan gelombang protes. Para pengunjuk rasa menyuarakan kondisi kehidupan ekonomi warga yang terpuruk.

Namun pada hari Jumat ini (4/10), kota-kota tersebut dilaporkan kembali kondusif usai menjadi ajang unjuk rasa selama beberapa hari terakhir.

Kepala polisi Najaf pada hari Kamis kemarin mengumumkan, jam malam telah diberlakukan di provinsi tersebut.

Menurut aparat kepolisian Najaf, jam malam ini diberlakukan secara menyeluruh untuk mengatasi demo-demo yang berlangsung di provinsi itu. Jam malam diberlakukan sejak pukul 4 sore waktu setempat dan akan berlanjut hingga pemberitahuan selanjutnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Mantan Direktur CIA Pernah Memohon Bertemu Qassem Soleimani

Putin Minta Iran dan Saudi Tidak Jadikan Suriah Ajang Konfrontasi

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*