Ansharullah: Bersama Kami, Rakyat Yaman akan Merdeka

0
299

Sanaa,LiputanIslam.com-Anggota Kantor Politik Ansharullah, Muhammad al-Bukhayti melalui pesan di Twitter menyatakan, tidak ada jalan lain untuk membebaskan tiap jengkal tanah Yaman kecuali kebersamaan rakyat dengan Ansharullah.

Al-Mayadeen melaporkan, petinggi Ansharullah ini mengungkit tiadanya legitimasi Presiden tersingkir Mansour Hadi. Ia mencuit,”Tak satu pun warga Yaman yang bangga karena bergantung kepada kelompok-kelompok pasif, apalagi yang dipimpin orang yang telah mendapat tamparan orang-orang Bin Salman di Riyadh.”

Menurutnya, negara-negara agresor memandang provinsi-provinsi selatan sebagai basis para serdadu bayaran. Mereka disebut al-Bukhayti berambisi untuk memisahkan provinsi-provinsi ini dari Yaman.

“Bagi para sekutu Koalisi (Saudi), akan lebih terhormat jika mereka menanggapi permintaan-permintaan tulus (Yaman), daripada menandatangani kesepakatan yang dibuat di Riyadh secara terhina,”tandas al-Bukhayti.

Ia lalu mengajukan pertanyaan: jika Dewan Kepemimpinan yang dibentuk di Riyadh di bawah pengawasan AS tidak berani menginjakkan kaki di Aden dan menetap di sana, lalu bagaimana bisa ia bisa mencapai Sanaa?

Ia berkata, sebelum ini, Sanaa sudah mengundang kelompok-kelompok politik, yang berperan dalam agresi ke Yaman, untuk bergabung dalam dialog antar-Yaman di sebuah negara netral. Bahkan, imbuhnya. Sanaa pun sudah mengusulkan Oman sebagai tuan rumah untuk dialog tersebut.

“Kalian berharap kelompok-kelompok itu, yang para pemimpinnya dipaksa menandatangani kesepakatan di bawah ancaman dan merilis kecaman (atas Sanaa), memohon dari Saudi agar para pemimpin mereka diizinkan keluar dari negara itu. Namun ini tidak bakal terjadi,”pungkasnya. (af/fars)

Baca Juga:

Nasib Yaman Tidak Bisa Ditentukan Kecuali di Dalam Negeri

Ditekan Saudi, Presiden Pelarian Yaman Mansour Hadi Letakkan Jabatan

DISKUSI: