Anggota Hamas Diintimidasi Israel agar Tidak Calonkan Diri di Pemilu

0
194

Gaza,LiputanIslam.com– Mantan Menteri Wakaf Palestina, sekaligus salah seorang petinggi Hamas di Tepi Barat, Nayef Rajoub mengabarkan bahwa ia mendapat peringatan dari Rezim Zionis.

“Sebuah tim militer (Israel) mengepung rumah saya dan mereka memeriksa saya,” kata Rajoub kepada kantor berita Anadolu.

“Seorang perwira intelijen lalu bicara dengan saya dan memperingatkan saya soal partisipasi di Pemilu,” lanjut Rajoub.

“Dia berkata bahwa saya dilarang aktif di Pemilu atau mencalonkan diri. Saya hanya diizinkan untuk memasukkan suara di kotak Pemilu.”

Rajoub adalah salah satu petinggi terpenting Hamas di Tepi Barat dan saudara Jibril Rajoub, anggota Komite Pusat Fatah.

Dalam Pemilu tahun 2006 silam, Rajoub mendapatkan suara terbanyak di kawasan al-Khalil (Hebron).

Di tahun yang sama, Israel memenjarakan Rajoub bersama puluhan anggota Hamas dan legislator Palestina selama lebih dari 8 tahun.

Harian Haareetz melaporkan, tindakan ini dilakukan Israel sebab ada kemungkinan bahwa Hamas akan meraih kemenangan di Pemilu, terutama dengan adanya perselisihan internal di Fatah.

Menurut Haaretz, Shin Bet telah beberapa kali menghubungi aktivis Palestina pro-Hamas. Shin Bet mengancam, keikutsertaan mereka di Pemilu akan menyebabkan mereka berpisah (ditahan) untuk waktu lama dari keluarga mereka. (af/fars)

Baca Juga:

Palestina Sambut Hangat Keputusan Pengadilan Den Haag Selidiki Kejahatan Perang Israel

Hamas: Organisasi Yahudi Arab Ancam Keamanan Regional

DISKUSI: