Analis Ungkap Maksud Dibalik Provokasi Kapal Perang AS di Teluk Persia

0
865

Sumber foto: Presstv

Washington,LiputanIslam.com—Menyusul ketegangan yang baru-baru ini terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di Teluk Persia, seorang analis yang tinggal di Washington bernama J. Michael Springman turut menyampaikan komentarnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Presstv pada Senin (27/4) lalu, ia menjelaskan beragam motif yang mendasari tindakan Donald Trump tersebut.

Pertama, Trump ingin membuat kesan dirinya sebagai sosok berwibawa yang pantas ditakuti. Seorang presiden perang yang dengan tegas ingin membungkam Iran lewat segudang sanksinya.

Kedua, Trump ingin mendongkrak penjualan minyak AS yang sedang anjlok. Industri minyak AS, khususnya di Dakota, terkena dampak mengerikan akibat jatuhnya harga minyak global. Jadi, dengan memberikan kesan tidak aman di Teluk Persia, Trump berharap agar para pembeli minyak beralih untuk membeli minyak AS.

“Jadi, saya pikir Trump tidak memahami ucapannya secara baik. Dia seolah ingin mendeklarasikan perang melalui kapal-kapal Iran…  Hal ini tidak masuk akal. Tidak ada ancaman sama sekali,” ucapnya.

Baca juga:

Video: Pasukan Iran Peringatkan Kapal Perang AS di Teluk Persia

Analis sekaligus mantan diplomat AS untuk Arab Saudi itu menilai langkah yang diambil oleh Trump tetap saya berbahaya. Jika Trump benar-benar menyerang satu kapal Iran, maka kapal-kapal lainnya akan datang mengerumuni kapal AS, kemudian menenggelamkannya.

Menurutnya, Trump saat ini sedang memainkan permainan yang berbahaya. Trump bersama staf dan penasehatnya tampaknya tidak menyadari konsekuensi yang lahir dari tindakan mereka. (fd/Presstv)

 

DISKUSI: