Analis Israel Salahkan Netanyahu atas Kegagalan Menggulingkan Assad

0
88

TelAviv,LiputanIslam.com-Seorang analis Israel menyatakan, Tel Aviv telah menemui kegagalan dalam perang yang berkecamuk di Suriah. Ehud Yaari mengatakan, para petinggi Rezim Zionis menyesal lantaran gagal menggulingkan Bashar Assad.

“Sekali lagi, dan entah untuk keberapa kalinya, saya kembali mengatakan bahwa Israel menderita kekalahan strategis di perang Suriah,”kata Yaari kepada Kanal 12 Israel.

“Kehati-hatian berlebihan (Benyamin) Netanyahu dan komandan tentara mencegah tergulingnya Assad. Hal ini (penggulingan Assad) bisa saja dilakukan tanpa perlu mengirim tentara Israel ke Damaskus,”imbuhnya.

“Banyak pihak di staf umum tentara Israel yang saat ini merasakan penyesalan. Mungkin nanti Netanyahu akan menemukan waktu untuk merenungkan kekeliruan fatalnya ini.”

Menurut Yaari, serangan militer Israel ke ‘target-target Iran’ di Suriah adalah tindakan percuma. Dia menilai, serangan-serangan itu tidak menghalangi Iran untuk menempatkan militernya di Suriah.

“Sangat disayangkan bahwa Naftali Bennett (menhan interim Israel) selalu mengancam Iran, padahal itu tak diperlukan sama sekali. Sebab, tindakan ini tidak membantu Israel menghalangi penempatan militer Iran di Suriah. Sebaliknya, justru mendorong Iran mencari jalan untuk mengurangi atau menghentikan serangan Israel,”tandasnya.

Yaari berpendapat, serangan ke Suriah adalah satu-satunya cara untuk membendung pengaruh Iran di negara itu. “Jangan kita biarkan tanah itu (Suriah) menjadi front perang dan ancaman (bagi Israel), terutama karena mereka ingin berhubungan dengan Hizbullah Lebanon,”ucapnya.

Yaari juga menyinggung kegagalan lain Israel, yaitu tak bisa meyakinkan Rusia untuk mengusir pasukan Iran dari Suriah. “Tak satu pun pihak yang sudi mendengarkan permintaan Israel ini,”keluhnya. (af/fars)

Baca Juga:

Mantan Kepala Mossad: Citra Israel Sudah Ternoda

Selidiki Kejahatan Perang Israel, Netanyahu Sebut ICC Anti-Semit

DISKUSI: