Amnesti Internasional: Berakhirnya Tugas Tim Penyelidik PBB adalah Aib 

0
209

Sanaa,LiputanIslam.com-Keputusan Dewan HAM PBB untuk mengakhiri masa tugas Tim Penyelidik PBB di Yaman masih terus menuai kecaman. Badan Amnesti Internasional menyatakan, keputusan ini akibat tekanan Pemerintah Saudi dan para sekutu Riyadh.

“Tidak diperpanjangnya investigasi PBB di Yaman adalah noda aib di rapor Dewan HAM PBB,”kata Badan Amnesti Internasional dalam statemennya.

Lembaga ISHR (International Service for Human Rights) dalam statemennya menyatakan,”Negara-negara yang menolak perpanjangan tugas Tim Penyelidik PBB atau bersikap abstain, pada hakikatnya mendukung agar para penjahat perang tidak diadili. Suara mereka merugikan hak, martabat, dan masa depan rakyat Yaman.”

Pada Kamis malam pekan lalu, Dewan HAM PBB, dengan selisih suara tipis, memutuskan untuk mengakhiri misi Tim Penyelidiknya di Yaman. Dalam pemungutan suara anggota Dewan HAM, 21 anggota menentang kelanjutan misi Tim Penyelidik, sementara 18 lainnya menyetujuinya. 7 anggota sisanya menyatakan abstain.

Menurut para aktivis HAM, Pemerintah Saudi melakukan tekanan keras agar misi Tim Penyelidik PBB tidak dilanjutkan.

Direktur Eksekutif Lembaga HAM Muwatanah di Yaman, Abdurrashid al-Faqih mengatakan,”Dewan HAM berencana menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga HAM untuk memulai mekanisme baru penyelidikan kejahatan perang di Yaman. Berakhirnya misi Tim Penyelidik adalah sebuah kado berharga bagi para pelanggar HAM di Yaman, juga pukulan besar bagi para korban perang.” (af/fars/alalam)

Baca Juga:

ICIJ Ungkap Skandal Saudi Persenjatai ISIS di Yaman

Ansarullah Tuding PBB Kirim Bahan Pangan Rusak ke Yaman

DISKUSI: