Presiden Ukraina: 16,000 Relawan Asing Siap Bertempur Melawan Pasukan Rusia

0
291

Kyiv, LiputanIslam.com –  Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan sedikitnya 16.000 relawan asing siap ikut berperang di Ukraina melawan invasi Rusia, dan sebagian diantaranya sudah mulai berdatangan.

Disebutkan bahwa para mantan tentara, penanggap darurat, dan warga sipil dari sejumlah negara termasuk Inggris, AS, Kanada, dan Eropa bersiap untuk mempertaruhkan nyawa mereka dalam perang darat terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II tersebut.

Para relawan itu pasang badan setelah Zelensky mengeluarkan permohonan luar biasa kepada warga asing untuk membantu melawan pasukan Rusia.

Dalam sebuah video yang diposting di Facebook, Kamis (3/3), Zelensky menyatakan para relawan asing akan “bergabung dengan pertahanan Ukraina, Eropa dan dunia”.

“Ukraina sudah menyapa para relawan asing. 16.000 pertama sudah dalam perjalanan untuk melindungi kebebasan dan kehidupan bagi kita, dan untuk semua,” ungkapnya.

Twitter Spaces, grup WhatsApp, dan situs internet bermunculan informasi yang merinci cara bergabung dengan legiun asing yang baru didirikan.

Para pengguna akun telah bertukar tips tentang cara melintasi perbatasan ke Ukraina barat dan mendiskusikan peralatan apa yang harus dibawa.

“Ukraina menerima senjata setiap hari dari mitra kami, dari teman sejati. Setiap hari (kami menerima) semakin banyak senjata yang kuat,” kata Zelensky,

Dia menambahkan, “Kami tidak akan kehilangan apa pun selain kebebasan kami sendiri.”

Puluhan pria mendatangi Kedutaan Besar Ukraina di London pada awal pekan ini dan menyatakan kesediaan pergi berperang dan siap mati untuk mengalahkan pasukan Rusia. Dan sekitar 100 orang dari Skotlandia juga telah mendaftakan diri untuk ikut bertempur, menurut pejabat di konsulat Ukraina di Edinburgh. (mm/theindenpendent)

Baca juga:

Moskow Ungkap Pendiriannya Soal Skenario “Tekan Tombol Nuklir”

Iran Abstain Soal Resolusi PBB tentang Rusia, Ini Alasannya

DISKUSI: