Al-Kadhimi Gantikan Al-Zarfi untuk Bentuk Kabinet Baru Irak

0
535

Baghdad,LiputanIslam.com-Adnan al-Zarfi dikabarkan telah mengundurkan diri dari posisi perdana menteri Irak.

Pada 17 Maret lalu, al-Zarfi ditugaskan oleh Barham Saleh (Presiden Irak) untuk membentuk kabinet baru. Penugasan itu mendapat banyak penentangan dari partai-partai Syiah Irak.

Al-Zarfi adalah ketua fraksi al-Nasr yang dipimpin Haider al-Abadi (mantan PM Irak) di parlemen. Namun pengangkatan dia sebagai perdana menteri sudah ditentang keras oleh kelompok Syiah, fraksi yang lebih besar di parlemen, dan para pengunjuk rasa Irak.

Dalam surat pengunduran dirinya, al-Zarfi menyatakan ia gagal membentuk kabinet baru lantaran sebab-sebab internal dan eksternal. Dia menyatakan akan melanjutkan aktivitasnya sebagai anggota parlemen.

Al-Zarfi mengaku, dia mengundurkan diri demi “menjaga persatuan Irak dan melindungi kepentingan negara.”

Sebagai pengganti al-Zarfi, Mustafa al-Kadhimi ditunjuk untuk menyusun kabinet baru Irak.

Media-media Irak mengabarkan, para tokoh politik, seperti ketua parlemen, ketua kelompok al-Hikmah, dan koalisi al-Fath hadir dalam upacara penugasan al-Kadhimi oleh Presiden Barham Saleh.

Al-Kadhimi diberi waktu hingga 30 hari ke depan untuk menuntaskan tugasnya.

Mustafa Abdul Latif Musyattat alias Mustafa al-Kadhimi lahir di Baghdad pada tahun 1967. Dia memiliki gelar sarjana di bidang hukum.

Pada tahun 2016, dia diangkat al-Abadi (PM Irak saat itu) sebagai kepala dinas intelijen Irak.

Setelah pengangkatannya, al-Kadhimi menyatakan bahwa tujuannya adalah menjauhkan dinas intelijen dari aktivitas politik serta mereformasi struktur dinas tersebut. (af/alalam)

Baca Juga:

Al-Hashd Al-Shaabi Sebut Al-Zarfi sebagai Kandidat PM Irak Titipan CIA

Gaji dari Turki Macet, Kawanan Bersenjata di Suriah Berunjuk Rasa

DISKUSI: