Al-Houthi: Gencatan Senjata Harus Dibuktikan dengan Tindakan, Bukan Ucapan

0
374

Sanaa,LiputanIslam.com-Anggota Dewan Tinggi Politik Ansharullah menanggaapi klaim Koalisi Saudi soal perpanjangan gencatan senjata.

“Kami menanti tindakan, bukan hanya ucapan. Perpanjangan (gencatan senjata) jangan hanya untuk konsumsi media saja, seperti yang kami lihat dalam dua pekan lalu,”cuit Muhammad Ali al-Houthi.

“Berlawanan dengan yang sudah diumumkan, selama dua pekan ini kami melihat bertambahnya serangan dan pertempuran di semua poros perang, yang dilancarkan oleh koalisi agresor AS-Inggris-Saudi-UEA dan para sekutunya,”lanjut Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman tersebut.

Petinggi Ansharullah lain juga menanggapi pedas klaim perpanjangan gencatan senjata oleh Saudi tersebut.

Muhammad al-Bukhayti menyatakan, tak pernah ada gencatan senjata sehingga bisa diperpanjang oleh Koalisi Saudi. Ia mengatakan, yang diperpanjang oleh Koalisi Saudi adalah agresi, bukan gencatan senjata.

“Perpanjangan gencatan senjata ini dilakukan atas permintaan Martin Griffiths (utusan PBB untuk urusan Yaman). Tujuannya adalah menciptakan lebih banyak kesempatan untuk kemajuan perundingan bilateral terkait gencatan senjata permanen,”klaim Turki al-Maliki (jubir Koalisi Saudi).

Gencatan senjata yang diumumkan Koalisi Saudi secara sepihak berakhir pada Kamis (23/4) lalu. Namun pihak Ansharullah menyatakan, Saudi tidak mematuhi gencatan senjata yang diklaimnya itu, karena mereka tetap saja melancarkan berbagai serangan udara ke daerah-daerah di Yaman. (af/alalam)

Baca Juga:

Koalisi Saudi-UEA Perpanjang Gencatan Senjata Yaman 1 Bulan

Ansharullah Tidak Puas dengan Kinerja Utusan PBB

DISKUSI: