Akui Quds sebagai Ibukota Israel, Honduras Dihujat Palestina

0
112

Tegucigalpa,LiputanIslam.com-Pemerintah Honduras pada pekan ini mengumumkan, Tegucigalpa mengakui Quds (Yerusalem) sebagai ibukota Israel. Dengan ini, Honduras akan segera membuka kantor diplomatik di kota suci tersebut.

Tindakan Honduras ini kontan memicu reaksi keras Palestina. Mushir al-Misri (anggota Hamas) menyatakan, perbuatan Honduras adalah kudeta atas sejarah dan pelanggaran hak nasional Palestina.

Dilansir dari QudsNet, al-Misri menegaskan bahwa Honduras dan negara-negara pendukung Israel lainnya harus segera mencabut dukungan terhadap Tel Aviv.

Baca: Mesir Ancam Hamas, Akan Hentikan Mediasi Jika Masih Menyerang Israel

Front Demokratis Pembebasan Palestina juga mengecam tindakan Honduras. Kelompok ini menyatakan, langkah Honduras adalah dukungan nyata terhadap rencana Trump dan Netanyahu untuk melenyapkan masalah Palestina dan hak-hak rakyatnya.

Kelompok Palestina ini meminta negara-negara Arab untuk menekan Honduras agar membatalkan keputusannya.

Kemenlu PLO di Ramallah mengatakan, keputusan Honduras tidak membantu upaya internasional untuk mewujudkan solusi “Dua Negara,” kalau bukan malah menggagalkannya sama sekali.

Kemenlu PLO mengumumkan akan mengadukan langkah Honduras ini ke PBB.

Syekh Muhammad Husian (mufti dan khatib Masjid Aqsa) juga memperingatkan konsekuensi tindakan Honduras ini. Dia menyebutnya sebagai pelanggaran hak warga Palestina dan kalangan muslim di dunia. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Nirawak Israel Targetkan Seorang Petinggi Hizbullah

Sekali Lagi, Pesawat Tempur Israel Bombardir Gaza

DISKUSI: