Aktivis HAM Saudi di London Mendapat Ancaman Pembunuhan

0
300

London,LiputanIslam.com-Alya Abutayah al-Huwaithi, wanita aktivis HAM yang bermukim di London mengaku, ia mendapat ancaman pembunuhan via telepon. Ancaman itu diperolehnya setelah ia membeberkan beberapa hal terkait proyek NEOM.

Kepada stasiun televisi BBC, Alya mengutarakan keyakinannya bahwa ancaman itu berasal dari para pendukung Muhammad bin Salman (Putra Mahkota Saudi). Para pengancamnya mengatakan, mereka bisa menjebaknya dengan mudah. Sebab itu, ia jangan menyangka benar-benar aman.

Alya mengaku, ia juga mendapat ancaman di media sosial Twitter. Ia diancam akan bernasib serupa dengan Jamal Khashoggi. Khashoggi adalah jurnalis Washington Post yang dibunuh secara biadab tahun 2018 di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Menurut Alya, ia telah melaporkan ancaman itu kepada pihak kepolisian London.

Sekitar dua pekan lalu, Abdurrahim Ahmad Mahmud al-Huwaithi dari suku al-Huwaithat tewas di rumahnya oleh berondongan peluru aparat keamanan Saudi. Al-Huwaithi dibunuh karena menolak mengosongkan rumahnya untuk proyek pembangunan kota NEOM di barat laut Saudi.

Akhir-akhir ini, dalam rangka mewujudkan proyek ambisius Bin Salman tersebut, para pejabat Saudi menggusur para penduduk yang tinggal di kawasan tempat NEOM akan dibangun. (af/alalam)

Baca Juga:

Tolak Serahkan Tanahnya untuk Proyek Bin Salman, Seorang Warga Saudi Ditembak Aparat

Penangkapan Anggota Hamas Bukti Bin Salman Mencintai AS dan Israel

DISKUSI: