Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Yudi Latif: Keberagaman Indonesia Lahir Dari Spritualitas

Published 01/05/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Cendekiawan Yudi Latif mengungkapkan kegotongroyongan menjadi titik spiritualitas dari kemajemukan yang ada di Indonesia. Menurutnya, warna-warna atau keberagaman Indonesia sesungguhnya lahir dari nilai spiritualitas. Hal itu disampaikan Yudi Latif pada Stadium General Temu Kebangsaan Orang Muda di Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, seperti dilansir NU Online, pada Minggu (30/4).

Yudi Latif menjelaskan, bahwa spiritualitas memancar ke dunia dengan berbagai warna. Dalam konteks Indonesia, ia hadir dalam bentuk keberagaman agama, budaya, dan suku. “Itu tergantung warna atau bejana. Dalam konteks Indonesia, Tuhan hadir lewat bejana kesukuan dan kebangsaan. Karenanya kita bisa menjadi orang Sunda seratus persen, orang Jawa seratus persen, tetapi sekaligus orang Islam seratus persen,” ungkapnya.

Menurutnya, bahwa spiritualitas itu berasal dari kata spirtus. Spirtus pada masa lalu sering digunakan sebagai bahan bakar yang memancarkan cahaya.“Spirtus itu berarti bercahaya. Dari gelap menjadi menyala kembali. Spirtus atau spiritualitas ini akan berdampak menyegarkan kembali jiwa kita,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, spiritualitas akan terwujud apabila manusia mampu membangun relasi kasih sayang ke tiga arah, yakni kasih sayang terhadap dunia atas (Tuhan), tengah (sesama manusia), dan bawah (alam semesta).“Mulai dari kosmologi Batak, atau Illagaligo di Makasar, semua bicara itu yaitu membangun kasih sayang dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dan dengan alam semesta.  Kalau ketiga ini menjadi satu kita menyebutnya gotong-royong,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Yudi Latif mengungkapkan bahwa konsep gotong royong juga diajarkan di semua suku yang ada di Indonesia. Ada ‘silih asah, silih asih, silih asuh’ di masyarakat Sunda. Lalu di Maluku ada semangat basudara. Orang Melayu ada istilah ‘asap di gunung garam di laut bertemu dalam belanga’. Di Jawa disebut ‘mamayu hayuning bawana’. Di Kristen disebut ‘kasih’. Dan dalam Islam disebut ‘rahmatan lil alamin’.

Ia juga mengungkapkan, bahwa Pancasila merupakan hasil perenungan yang sangat mendalam para pendiri bangsa terhadap nilai-nilai bangsa Indonesia. “Maka titik sentral dari Pancasila benar dan tepat, yaitu saling mengasihi satu sama lain dalam gotong royong,” ucap Yudi. (Ar/NU Online).

 

 

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account