Terkait Covid-19, KIP Himbau Pemerintah Sampaikan Informasi Tepat Waktu

0
117

LiputanIslam.com — Mengingat pasien positif covid-19 selalu bertambah setiap harinya, Ketua KIP Gede Narayana melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (22/3) menyatakan pemerintah harus menyampaikan ingoinfor seputar covid-19 dengan tepat waktu dan akurat. Informasi tersebut disampaikan melalui layanan di masing-masing wilayah yang terkoordinasi dengan crisis center melalui manajemen informasi satu pintu.

“Pemerintah pusat dan daerah wajib mengelola informasi terkait COVID-19 sebagai informasi serta merta yang penyampaiannya tidak boleh ditunda karena dapat mengancam hajat hidup orang banyak dan ketertiban umum,” kata Gede.

Menurutnya, informasi serta merta itu harus mudah diakses, disusun dengan sederhana, dan dalam bahasa yang mudah dipahami.

Informasi serta merta itu wajib selalu diperbarui terkait cara mengurangi risiko virus di masyarakat, informasi potensi sebaran COVID-19, informasi terkait pertolongan awal bagi masyarakat yang terindikasi dan yang telah terinfeksi virus COVID-19 serta informasi tentang tindakan pemerintah pusat dan daerah dalam manajemen penanganan virus COVID-19.

Selain itu, KIP juga meminta informasi publik yang berisi informasi pribadi dan atau informasi/rekam medik terkait virus COVID-19 terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), suspect, pasien positif, dan mereka yang sembuh adalah informasi dikecualikan yang bersifat ketat dan terbatas.

“Informasi pribadi ini wajib dijaga dan dilindungi dan hanya bisa dibuka atas izin yang bersangkutan atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Gede.

Ia menegaskan pelanggaran atas penggunaan informasi publik bersifat pribadi atau data pribadi tersebut dapat dikenai sanksi hukum sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

Baca juga: Hentikan Sebaran Covid-19, Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan

Sementara, Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Arif Kuswardono meminta pemerintah pusat maupun daerah terus menggencarkan kampanye pencegahan Covid-19 yang disebabkan virus corona.

“Ini menurut saya harus gencar lagi dari soal komunikasi publik, termasuk juga pencegahannya,” ujar Arif ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Sebab, Arif mengatakan, penyebaran informasi terkait pencegahan virus corona langsung menyangkut hajat hidup orang banyak.

Menurut dia, pemerintah juga perlu spontan dalam memberikan sosialisasi maupun edukasi mengenai pencegahannya karena saat sifatnya mendesak. (Ay/Antara/Kompas)

DISKUSI: