Tepis Kampanye Hitam, Kemenag: Tidak Mungkin Pendidikan Agama Dihapus

0
1

Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemenag), Kamaruddin Amin menepis kampanye hitam yang dilakukan seorang emak-emak di Makassar, Sulawesi Selatan yang menyebutkan bahwa pendidikan agama akan dihapus jika Jokowi terpilih lagi jadi presiden. Kamaruddin menegaskan bahwa tidak mungkin pendidikan agama dihapus dalam kurikulum sekolah, apalagi madrasah.

“Di negara sekuler seperti Inggris dan sejumlah negara di Eropa Barat, bahkan pelajaran agama wajib ada di sekolah, baik di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah (public schools) apalagi di sekolah yang diselenggarakan oleh gereja (faith based schools),” ujarnya di Jakarta, pada Selasa (5/3).

“Apalagi di Indonesia, negara bangsa yang dikenal sangat religius, mustahil pelajaran agama dianggap tidak penting dan akan dihilangkan,” tegasnya.

Menurut Kamaruddin, pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan akses dan mutu pendidikan agama dan keagamaan di Indonesia. “Pesantren Salafiyah dan Ma’had Aly (perguruan tinggi di pesantren) juga kita rekognisi dalam bentuk penyetaraan atau muadalah. Pemerintah juga menyiapkan RUU Pesantren untuk memberikan afirmasi dan rekognisi bahkan fasilitasi pada tradisi dan kekhasan keilmuan di pesantren,” ungkapnya.

“Sarana prasarana pendidikan tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maju pesat. 58 PTKIN semuanya memiliki gedung perkuliahan baru. Saya justru optimis pendidikan agama di Indonesia ke depan akan semakin kuat dan berkualitas,” pungkasnya. (aw/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS: