Tembus Olimpiade, Pebulutangkis Jonatan Christie Akui Berlatih Sejak Usia 6 Tahun

0
169

Sumber: indosport.com

Jakarta, Liputanislam.com– Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie sudah dipastikan akan tampil di Olimpiade Tokyo tahun depan. Bersama Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan menjadi wakil Indonesia disektor tunggal putra. Dibalik keberhasilannya menembus olimpiade, ajang olahraga terbesar di dunia itu terdapat perjuangan keras dari Jonatan. Ia telah berlatih bulutangkis sejak usia 6 tahun.

Seperti dilansir detik.com pada Minggu (14/6), Jonatan mengaku telah menekuni olahraga bulutangkis sejak usia dini. Melalui arahan ayahnya dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, dia menjajal peruntungannya dengan tergabung dalam sebuah klub kecil di kawasan Jakarta Timur.

“Sebenarnya saya diarahkan oleh papah ke dunia bulutangkis. Papa dulunya adalah seorang atlet. Tapi bermulanya dari Sekolah Dasar (SD) karena ada ekstrakurikuler. Mungkin karena takut anaknya jadi hitam, latihan siang-siang kepanasan, jadi papah memilih saya untuk main di bulutangkis,” ucapnya.

Jonatan mengaku, ia memilih menekuni bulutangkis dengan penuh tanggung jawab. Termasuk salah satu bentuknya ialah dengan berlatih dan berjuang keras. Setiap hari ia berlatih pagi dan sore. Mulai pukul 04.00 WIB subuh hingga pukul 07.00 WIB dan berlatih kembali pada pukul 15.00 WIB. Awalnya ia mengikuti berbagai ajang kejuaraan dengan motivasi mendapatkan uang jajan.

“Jadi tertariknya karena juara itu dan ada hadiah uang juga. Saya berpikirnya enak ya, bisa buat jajan. Bangga karena bisa dapat duit,” ungkapnya.

Berkat perjuangan dan permainan bagusnya, Jonatan terpilih mewakili klubnya di Kejuaraan antar klub DKI Jakarta. Dari ajang itulah ia bertemu engan Hendry Saputra, pelatih PB Tangkas yang juga pelatih tunggal putra di Pelatnas, Cipayung. “Saat itu, Koh Hendry melihat saya, dan bilang lumayan. Saya pun dicoba di klubnya dan akhirnya bicara dengan papah. Akhirnya saya masuk klub tersebut. Itu klub besarnya,” ujarnya.

Baca: PBNU Tegaskan Pancasila Tidak Butuh Penafsiran Lewat RUU HIP

Nama pebulutangkis muda Indonesia Jonatan mulai melejit saat ia berhasil menjuarai turnamen internasional Asian Youth U-15 di Jepang. Kemudian disusul gelar-gelar lainnya termasuk multievent, seperti juara di beregu putra SEA Games 2015, 2017, dan 2019. Ia juga juara di Kejuaraan Asia Team pada 2016, 2018, dan terbaru tahun ini. Di level super series, Jonatan sukses mengantongi emas di Australia Open 2019 dan New Zealand 2019. (ar/detik/indosport).

DISKUSI: