Tangkal Hoaks, BIN Daerah NTB Akan Pantau Pengguna Medsos

0
86

Sumber: republika.co.id

Mataram, LiputanIslam.com– Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Tarwo Kusnarno mengatakan bahwa saat ini pihaknya bersama Polda NTB dan Pemda sedang membentuk tim satuan tugas (satgas) anti hoaks. Tim satgas memiliki tugas memantau siapa saja yang menyebarkan hoaks, baik di media sosial (medsos) maupun di masyarakat.

“Setiap hari kita pantau siapa yang sebarkan hoaks, kalau sudah melanggar hukum, ada beberapa pendekatan misalnya ternyata yang melakukan anak SMP, kita hubungi orang tua dan kepala sekolah agar menyadarkan untuk tidak melakukan hoaks,” ucapnya di Mataram, NTB, pada Rabu (13/3).

Menurutnya, penyebaran hoaks didasari beberapa faktor, mulai dari rasa ketidakpuasan hingga sekadar main-main. “Ada yang sifatnya menyebarluaskan bahkan sampai ke grup WA. Kita lakukan identifikasi, contohnya berita yang sungguhnya mana akan kita tampilkan dengan berita hoaks agar masyarakat tahu,” katanya.

Tarwo menjelaskan, berdasarkan data statistik penyebaran hoaks tertinggi di NTB terjadi pada awal Januari saat adanya isu tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Jakarta Utara. “Paling tinggi hasil statistik, itu paling tinggi, satu hari ada lebih dari 50 hoaks yang disebarkan (di NTB),” terangnya.

Saat ini, lanjut dia, tren hoaks di media sosial di NTB mengalami penurunan berkisar 20 sampai 25 hoaks per hari. Tarwo mengimbau masyarakat NTB bijak dalam menggunakan sosial untuk tidak melakukan penyebaran hoaks. (aw/republika).

DISKUSI: