Studi Terbaru Sebut COVID-19 Dapat Menular Lewat Nafas dan Percakapan Normal

0
586

Sumber: AJNN

LiputanIslam.com — Studi terbaru yang disampaikan oleh Dr. Harvey Fineberg, ketua Komite Tetap tentang Penyakit Menular dan Ancaman Kesehatan Abad 21 di AS, menyebutkan bahwa virus corona baru (COVID-19) bisa menular melalui pernapasan dan kontak percakapan normal dengan penderita positif.

Berdasarkan studi tambahan, baik berdasarkan pengalaman klinis dan penelitian laboratorium, menghasilkan pemahaman lebih komplet tingkat risiko transmisi SARS-CoV-2 melalui sebaran bioaerasol via percakapan dan pernapasan (udara), kata Fineberg dalam suratnya yang dipublikasikan di laman National Academy of Sciences, tempat Fineberg menjalankan tugas akademiknya.

Baca juga: Keringanan Tagihan Listrik Akibat COVID-19, Begini Cara Dapatnya

“Sementara penelitian khusus [virus corona] saat ini terbatas, hasil penelitian yang tersedia konsisten dengan aerosolisasi virus dari pernapasan normal,” tambah Fineberg.

Setiap individu bervariasi dalam tingkat dimana mereka memproduksi bioaerasol melalui pernapasan normal. Ini mungkin yang memengaruhi dalam efisiensi transmisi SARS-CoV-2 oleh infeksi berbeda tapi asomptimatic individu. Sehingga gagasan penggunaan masker secara luas sedang menjadi topik diskusi yang sangat aktif di AS, dan mungkin akan mewajibkan semua warga mengenakan masker setelah studi terbaru yang disampaikan Fineberg tersebut. (Ay/Antara)

DISKUSI: