Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Salut! Atlet Difabel Berprestasi Memilih Berwirausaha

Published 10/12/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Mulyana/jawapos.com
Mulyana/jawapos.com

Bandung, LiputanIslam.com – Mungkin jika melihat sosoknya, tak akan ada yang percaya bahwa Mulyana merupakan altet paragames yang mencatat rekor dunia pada gelaran Asian Paragames 2014 di Korea Selatan. Sebagai seorang atlet difabel, Mulyana sadar bahwa dirinya tak mungkin ada diatas terus. Untuk itulah ia kini merintis wirausaha dengan berkebun sayuran demi menyiapkan masa tuanya kelak.

Meskipun Mulyana tidak memiliki tangan, ia kemudian tak tinggal diam dan berpangku tangan. Mulyana ingin merubah nasibnya sendiri dengan berwirausaha. Dari bonus-bonus yang ia dapatkan, kemudian ia investasikan dalam bentuk kebun. Ia sendiri yang menggarap kebunnya, kemudian menjualnya.

Prestasi Mulyana tidak bisa dianggap sepele. Ia berhasil memecahkan rekor dunia renang nomor 50 meter gaya kupu-kupu kelompok S4 di Asian Paragames 2014 di Korea Selatan. Sebagai orang yang mengharumkan nama bangsa di tingkat Internasional, sebetulnya Mulyana berhak untuk menikmati bonus dan keistimewaan dari pemerintah. Namun, hal tersebut bukanlah yang ingin dikejar oleh Mulyana. Ia lebih memilih mengembangkan kebunnya sehingga bisa dijadikan lahan investasi dimasa depan seperti dilansir dari jawapos.com.

Keterbatasan fisik tidak menjadi rintangan bagi Mulyana. Ia tinggal di Kampung Cilangkap, Jatimekar, Kecamatan Cipendeuy, Bandung Barat. Tak jauh dari rumahnya tersebar beberapa kebunnya yang ditanami dengan aneka sayur-sayuran. Meskipun harus naik dan turun bukit, tak sedikitpun Mulyana mengeluh. Ia tetap bersemangat untuk melihat perkembangan aneka komoditas sayurannya.

Mulyana menanam mentimun, cabai merah, terong, kacang panjang, hingga ubi-ubian. Hasilnya ia jual ke Pasar Cibitung dan Pasar Kramat Jati, Jakarta. Mulyana mengakui bahwa dirinya merasa nyaman dengan berwirausaha. Ia tak memilih menjadi PNS meskipun sangat mungkin mengingat prestasinya yang luar biasa sebagai atlet paragames. Mulyana kini hidup mandiri bahkan bisa menghidupi orang lain yang normal.

Mulyana cukup rajin berprestasi baik dalam tingkat nasional maupun internasional. Dari bonus prestasi itulah Mulyana bisa mengembangkan kebunnya. Kini ia memiliki tiga kebun di lokasi yang berbeda namun masih tetap di kampung halamannya. Ia bersama istri dan keluarganya bahu membahu mengelola kebunnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Sebagai pemecah rekor dalam nomor 50 meter gaya kupu-kupu kelompok S4, Mulyana saat itu mendapatkan bonus dari Kemenpora sebesar Rp 490 juta. Meskipun demikian, bonus tersebut belum cair hingga saat ini, tetapi kejuaraannya sudah berlalu Oktober 2014 silam. Mulyana sudah berencana untuk menambah modal berdagang sayuran lagi dan dimanfaatkan sebaik-baiknya jika bonusnya itu cair. (fie)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account