Presiden Jokowi Tegaskan Kartu Pra Kerja Bukan Gaji

0
71

Sumber: kompas.tv

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa program Kartu Pra Kerja bukanlah gaji untuk pengangguran. Penegasan ini menurutnya penting, sebab jangan sampai salah persepsi. Kartu Pra Kerja adalah bantuan biaya pelatihan vokasi untuk para pencari kerja yang berusia 18 tahun ke atas.

Demikian hal itu ditegaskan Presiden saat memimpin Rapat Terbatas (Ratas) tentang Akselerasi Implementasi Program Siap Kerja dan Perlindungan Sosial, di Kantor Presiden, Jakarta, pada Selasa (10/12) siang.

“Sekali lagi, bukan menggaji pengangguran. Ini penting saya sampaikan karena muncul narasi seolah-olah pemerintah akan menggaji pengangguran. Tidak, itu keliru,” ujarnya.

Menurutnya, kartu Pra Kerja merupakan bantuan biaya pelatihan vokasi untuk para pencari kerja yang berusia 18 tahun ke atas, dan tidak sedang dalam pendidikan formal. Bisa juga untuk para pekerja aktif dan pekerja yang terkena PHK yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Baca: UNDP PBB: Indek Pembanguan Manusia Indonesia Meningkat

Fokus pemerintah dalam Kartu Pra Kerja ada dua. Yang pertama, mempersiapkan angkatan kerja dan terserap untuk bekerja atau menjadi entrepreneur. Kemudian yang kedua, meningkatkan keterampilan para pekerja dan korban PHK melalui rescaling dan upscaling agar semakin produktif dan berdaya saing. (aw/kompas/setkab).

 

DISKUSI:
SHARE THIS: