Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Pimred Al-Mustaqbal Diduga Berangkatkan 21 WNI ke Suriah

Published 25/03/2015 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

M FachriJakarta, LiputanIslam.com – Benarkah klaim Panjimas, bahwa penangkapan beberapa orang yang diduga terkait dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tidak memiliki dasar hukum? (Baca: Pimred Ditangkap, Situs Al-Mustaqbal Ditutup)

Hasil penyelidikan sementara polisi, sudah 21 warga negara Indonesia yang diberangkatkan M Fachri ke Timur Tengah untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

“Diduga terlibat sebagai pelaksana dalam pembinaan, pengarahan, dan perekrutan simpatisan ISIS untuk berangkat ke Irak dan Suriah dan pengumpulan serta penyaluran dana untuk kegiatan sukarelawan ISIS di Indonesia untuk berangkat ke Irak dan Suriah, termasuk dokumen paspor dan mengurus keberangkatan 21 WNI yang sudah bergabung ke ISIS,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul.

M Fachri, yang merupakan pemimpin redaksi Al-Mustaqbal juga disinyalir sebagai orang yang memberangkatkan 16 WNI ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS, tetapi berhasil digagalkan oleh otoritas keamanan Turki beberapa waktu yang lalu.

Dari rumah pelaku, polisi telah menyita sejumlah barang bukti berupa 5 unit Laptop, buku-buku panduan jihad, dan sejumlah dokumen lain yang diduga terkait ISIS. Tak hanya itu, polisi juga membekuk empat orang lainnya yang diduga bekerja sama dengan M Fachri.

Di lokasi yang berbeda, polisi juga menyita sembilan unit handphone, uang tunai Rp 8 juta dan USD 5.300, dokumen berupa kelengkapan perjalanan ke luar negeri berupa paspor dan tiket, laptop serta hard disk eksternal.

“Atas perbuatannya, para pelaku dipersangkakan UU No. 15/2003 tentang Pemberantasan Teror, UU No. 9/2013 tentang Pemberantasan pendanaan Teror, serta Makar,” ujar Martinus.

Selain M Fachri, aparat juga menangkap AP alias M alias Aprianul Henri als Mul, J alias EK (Jack als Engkos Koswara), AM alias (Amin Mude) dan F alias (Furqon).

Selain di Tangerang Selatan, penggerebekan tim gabungan ini merupakan kegiatan serentak yang dilakukan Polri di beberapa lokasi terduga kelompok jaringan ISIS di tanah air. Lokasi penggerebekan sebelumnya di Cisauk-Tangerang, Pertukangan-Jakarta Selatan, Tambun-Bekasi, dan Gunung Putri-Bogor.

Pemerintah Siapkan Undang-undang Anti ISIS

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edy Purdijatno menegaskan Pemerintah Indonesia bakal menjerat WNI yang terlibat dengan ISIS. Aturan hukum itu akan dirumuskan dalam sebuah undang-undang melarang warga negara membelot ke gerakan militan.

Sejauh ini, Tedjo menilai beleid yang ada belum memadai untuk mencegah eksodus WNI yang menuju ke wilayah konflik melibatkan ISIS.

“Produk hukum untuk menangkal ISIS ya KUHP dan UU Imigrasi yang tentunya harus menyatu. Akan tetapi karena kita belum mempunyai UU anti-ISIS ya kita untuk sementara kita gunakan Perpu dan UU anti-teroris,” kata Tedjo dalam Konferensi Internasional Terorisme di Kemayoran, Jakpus, Senin, 23 Maret 2015 seperti dilansir Merdeka.

Pemerintah kini masih terus melacak, berapa jumlah pasti WNI yang sudah bergabung dengan ISIS. Angka dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), menaksir sudah ada 541 WNI membelot mendukung ideologi ISIS.

Menteri Tedjo mengatakan jumlah ratusan itu masih harus dikonfirmasi ulang oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Dia mengatakan belum tentu mayoritas WNI hendak ke Timur Tengah terindikasi bergabung dengan ISIS.

“Ada yang nyata dan tidak nyata. Namun jumlah pastinya kita belum punya. Kita mesti koordinasi dulu dengan BIN,” tutur Tedjo. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account