Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Pengangguran Meningkat Drastis di Generasi Milenial, Ada Apa?

Published 24/05/2017 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com–Menempuh pendidikan kuliah 3 – 4 tahun, lalu langsung dapat pekerjaan merupakan tujuan dari semua orang. Lulus dan mendapatkan gelar sarjana atau diploma menjadi modal untuk mencari kerja, tentunya anggapan itu tidak lah salah, kita kuliah memang mencari ilmu guna bekal di dunia kerja.

Namun anggapan itu juga tidak seratus persen benar, buktinya sekarang angka pengangguran meningkat drastis pada lulusan sarjana Generasi Millenial. Apa sebabnya?

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), di tahun 2013 saja ada 422.000 Generasi Millenial lulusan sarjana Indonesia yang dinyatakan menganggur, belum lagi di tambah beberapa tahun kedepan. Dari jumlah ini berarti 5,5 persen dari total pengangguran di Indonesia adalah dari kalangan lulusan sarjana.

Dengan angka presntasi yang cukup besar ini, berarti selama ini ada masalah sehingga pengangguran dari kalangan sarjana semakin banyak. Berikut alasan kenapa sarjana banyak yang menganggur:

1.   Kuliah kemudian kerja

Jadi, mulailah berfikir setelah lulus kita bisa apa, apa yang akan kita lakukan. Akanlah lebih bagus setelah lulus jika kita bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri, tapi mungkin itu hampir mustahil.

Tapi sesungguhnya kamu bisa memulainya ketika masih kuliah. Kamu bisa memulai dengan berbisnis kecil-kecil dengan hobi yang kamu miliki.

2. Minimnya skill

Skill terbagi atas dua macam, Soft Skill dan Hard Skill. Soft Skill itu seperti attitude dan kemampuan berorganisasi. Sedangkan Hard Skill itu seperti bisa membuat program komputer, bisa menjahit, bisa melukis dll.

Ini sering terjadi di kalangan mahasiswa yang memiliki nilai dan IPK bagus tetapi ternyata memiliki skill yang minim, justru yang tidak memperdulikan nilai justru memiliki kemampuan yang lebih, walupun tidak semunya begitu. Berhentilah berfikiran nilai merupakan segalanya, jika masih berfikiran seperti itu maka kamu akan merasakannya ketika akan menacari pekerjaan.

 

3. Pertumbuhan ekonomi yang rendah

Sebenarnya semua permasalah tidak serta merta salah dari si sarjana tersebut, tetapi juga karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih rendah.

Pada dasarnya perusahaan yang ada di Indonesia tidak mau melakukan ekspansi atau perluasan produksi/anak perusahaan karena pertumbuhan ekonomi yang cukup rendah, yang menyebabkan minimnya permintaan tenaga kerja sehingga lulusan sarjana tidak mendapatkan peluang untuk bekerja.

 

4. Terlalu banyak lulusan dalam bidang tertentu

Faktor ini juga turun andil dalam penambahan pengangguran. Semakin banyaknya orang kuliah di jurusan yang sama berarti akan semakin banyak pula lulusan di bidang yang sama dan berarti semakin sedikit pula lowongan kerjanya.

Misalkan Jurusan sosial humaniora (ekonomi, manajemen, hukum, sospol, sastra). fakultas Hukum dan Ekonomi ini, ada hampir di hampir semua kampus di Indonesia. Padahal nyatanya kemungkin kebutuhan lulusan di dua fakultas ini tidak sebanyak pasokan jumlah sarjana yang lulus. Alhasil banyak yang jadi pengangguran.

Namun di sisi lain, ternyata di negara kita kekurangan lulusan sarjana terbaik teknik (engineering). Kita kekurangan sekitar 120 ribu insinyur padahal ada ribuan KM jalan raya dan ribuan megawatt listrik yang akan dibangun. Masak yang harus bangun jalan tol dan listrik, lulusan Sarjana Sastra Jawa.

Mungkin setelah membaca ini, kamu harus lebih jeli lagi ketika akan mengambil jurusan kuliah.

 

5. Terlalu pilih-pilih pekerjaan

Pilih-pilih dalam bekerja sih boleh-boleh saja, tapi jangan sampai keterlaluan. Dengan kamu terlalu pilih-pilih pada akhirnya kamu akan merasa tidak cocok pada pekerjaan tersebut yang membuat kamu malah menganggur.

Dengan kata lain, kamu harus mau menerima pekerjaan dari bawah, maksudnya misalkan kamu bertitel S1 kamu harus mau bekerja jadi bawahan terlebih dahulu, jangan berfikiran langsung jadi manager. (ra/students.id)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account