Penerima KIP Kuliah Harus Berwawasan Moderat

0
180

Sumber: kemenag.go.id

Bekasi, Liputanislam.com– Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemanag), Arskal Salim GP mengatakan bahwa mahasiswa penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah harus berwawasan agama yang moderat. Mahasiswa juga harus berprestasi dan memiliki wawasan kebangsaan yang baik.

Demikian hal itu disampaikan Arskal pada Rapat Koordinasi yang diikuti Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN se-Indonesia di Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (11/12).

“Pastikan dalam regulasi bahwa mahasiswa yang menerima manfaat Beasiswa KIP Kuliah adalah mereka yang mempunyai wawasan dan paham keagamaan moderat, berwawasan kebangsaan yang bagus dan berprestasi,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jangan sampai mahasiswa yang menerima program bantuan pemerintah berupa Bidik Misi atau KIP Kuliah justru terpapar paham radikal. Menurutnya, hal itu harus diperhatikan betul. “Jangan sampai penerima beasiswa KIP Kuliah yang merupakan bentuk lain dari Bidikmisi terpapar radikal dan intoleransi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Arskal, kualitas mahasiswa penerima juga harus baik. “Keikutsertaan kompetisi internasional menjadi tuntutan untuk mendapatkan pengakuan rekognisi internasional untuk meningkatkan mutu PTKIN,” ucapnya.

Baca: Menag: Kedepankan Toleransi dan Tenggang Rasa

“Kita harus memperbanyak prestasi mahasiawa dalam forum akademik, pengemangan bakat minat dan aspek pengabdian mahasiswa kepada masyarakat,” tambah Arskal. (aw/kemenag).

DISKUSI: