Pagar Nusa Sambut Baik Pencak Silat Jadi Warisan Dunia

0
1

Sumber: nu.or.id

Jakarta, Liputanislam.com– Ketua Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa, M. Nabil Haroen menyambut baik ditetapkannya Pencak Silat sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO (The United Nations Education, Scientific, and Cultural Organization). Apresiasi patut diberikan karena berarti beladiri khas Indonesia itu dinilai penting oleh dunia.

Nabil juga menyampaikan beberapa poin terkait penetapan Pencak Silat sebagai warisan dunia tersebut. Pertama, Pagar Nusa sangat mengapresiasi keputusan UNESCO yang menetapkan Pencak Silat sebagai Warisan Tak Benda. Ini berarti, Pencak Silat diakui sekaligus ditegaskan sebagai warisan penting untuk dunia.

Kedua, Pagar Nusa selama ini menjadi institusi di bawah komando Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, berkontribusi untuk mengawal Islam moderat, menjaga perdamaian dan menyebarkan nilai-nilai welas asih (rahmah/compassion) kepada warga Indonesia, dan selanjutnya kepada masyarakat dunia internasional.

Ketiga, Pagar Nusa memiliki anggota jutaan pendekar yang tersebar di penjuru Indonesia dan lintas negara, semisal Malaysia, Hongkong, China, Taiwan, Mesir, Aljazair, serta beberapa negara Eropa. “Para pendekar Pagar Nusa ini menjadi agen perdamaian, dalam tugasnya mereka sebagai pelajar, dosen, peneliti, dan pekerja profesional,” ucapnya di Jakarta pada Jumat (13/12).

Keempat, ke depan Pagar Nusa akan lebih mengintensifkan persebaran jaringan dengan melatih generasi muda Indonesia, dari tingkat dasar hingga mahasiswa. “Dengan pembekalan Pencak Silat Pagar Nusa, generasi kita akan kuat dalam fisik, mental dan spiritual, hingga siap dan adaptif dengan revolusi 4.0 dan society 5.0,” ujarnya.

Kelima, Pagar Nusa juga meyakini, kemampuan Pencak Silat akan menjadi benteng diri yang efektif dari ideologi-ideologi radikal dan teror. Pencak Silat penting untuk mencegah persebaran ideologi radikal, dan ekstrem.

Baca: Menag Dorong Kampus Perkuat Identitas Kebangsaan

“Pagar Nusa Nahdlatul Ulama konsisten menjaga keutuhan NKRI dan menyebarkan Islam yang moderat dan damai,” tandasnya. (aw/kompas/NU).

 

DISKUSI:
SHARE THIS: