Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Metode STEM Membentuk Siswa Berpikir Ilmiah

Published 06/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

logolipi

Jakarta, LiputanIslam.com – Metode Sains Teknolologi Teknik dan Matematika atau “Science Technology Engineering and Mathematic” bertujuan untuk membentuk pola pikir siswa yang ilmiah, kata seorang peneliti.

“Secara sepintas pendidikan berbasis STEM hanya fokus pada aspek ilmu pengetahuan dan sains. Tapi secara lebih luas dapat digunakan untuk bidang lain dengan kaidah sains,” kata peneliti Pusat Penelitian Metalurgi dan Material Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia M Ikhlasul Amal di Jakarta, seperti diberitakan oleh Antara.

STEM, sambung dia, juga bertujuan agar siswa memiliki konsep berpikir ilmiah, berwawasan teknologi, memiliki kreativitas (rekayasa) tinggi, dan didukung oleh logika matematis yang kuat.

“Individu yang dididik dengan pendekatan STEM diharapkan memiliki “hard skill” dan diimbangi dengan “soft skill” karena dilakukan dengan pengajaran yang aktif yang meliputi komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, kepemimpinan, dan kreativitas,” jelas dia.

Kemampuan yang dimiliki kelak, lanjut dia, tidak hanya dibutuhkan dalam profesi-profesi yang bersinggungan erat dengan bidang STEM tapi juga lingkup profesi lainnya seperti dalam disiplin ilmu sosial dan seni.

Ikhlasul menerangkan, profesi-profesi yang berkaitan langsung dengan STEM merupakan profesi yang menjadi tulang punggung pengembangan ekonomi suatu negara.

“Pembangunan ekonomi suatu negara tentu tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan eksploitasi sumber daya alam yang dimiliki namun harus ditopang dengan kemampuan untuk melakukan inovasi,” papar dia.

Ikhlasul menguatkan pemaparannya dengan data dari Biro Statistika Tenaga Kerja Amerika Serikat pada 2011.

Menurut lembaga tersebut, di lingkup global, diperkirakan pada satu dekade mendatang lapangan pekerjaan STEM akan meningkat 17 persen.

Sementara pekerjaan non-STEM hanya menanjak 10 persen. “Sehingga kekurangan kualitas dan kuantitas SDM yang memahami disiplin ilmu

STEM akan menjadi penghambat pembangunan,” Ikhlasul menyimpulkan.

Organisation for Economic Co-operation and Developments (OECDs) Programme for International Student Assessment (PISA) yang membandingkan raihan siswa usia 15 tahun dalam matematika dan sains, menemukan negara-negara yang berada dalam level atas adalah Tiongkok, Singapura, Taiwan, Korea, Finlandia, dan Swiss.

“Bukan suatu kebetulan kalau negara-negara tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi yang luar biasa selama dua dekade terakhir,” tukas dia.

Dia menambahkan negara-negara tersebut merupakan negara-negara yang pengembangan penelitian dan peningkatan “output” ilmiah-nya sangat pesat.

Sehingga sangat jelas kaitan antara sains, pendidikan universal dan pertumbuhan serta kesejahteraan ekonomi. (fie)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account