Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Makanan Pedas, ini Bahayanya

Published 23/04/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

cabaiLiputanIslam.com — Bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, terutama yang berasal dari daerah Sumatera, makanan pedas merupakan suatu keharusan. Menyantap makanan hanya terasa nikmat jika ada sambal pedas yang mengggoda. Namun, apakah pedas itu sehat dan tidak berbahaya bagi tubuh?

Ternyata, senyawa kimia dalam cabai yang bernama capsaicin bisa membahayakan nyawa Anda. Seseorang yang mengonsumsi capsaicin berlebih bisa terkena serangan jantung kemudian meninggal dunia. Lantas, apa yang menhebabkan capsaicin begitu berbahaya? Bagaimana jika ia masuk ke dalam tubuh manusia dalam porsi yang berlebihan? Mengutip Medical Daily, berikut respons alami tubuh ketika tubuh Anda menerima makanan yang pedas.

Mulut, hidung, dan mata
Tubuh akan menganggap capcaisin sebagai zat yang menyerang tubuh sehingga harus dikeluarkan sesegera mungkin. Capsaicin dapat menyebabkan kelenjar mukosa mengeluarkan lendir berlebih. Hasilnya, hidung akan meler, mulut terasa berair, keluarnya air mata, dan meningkatkan produksi air liur.

Otak
Setelah gigitan pertama makanan yang sangat pedas, Anda akan merasakan sensasi panas sesegera mungkin. Meskipun faktanya Anda tidak akan mengalami kenaikan suhu tubuh. Alasan timbulnya sensasi panas ini disebabkan kemampuan capsaicin mengunci reseptor rasa sakit yang diketahui bernama TRPV1, yang akan secara normal diaktifkan apabila tubuh merasakan panas.

Ketika reseptor yang sensitif terhadap panas dipicu untuk diaktifkan, rangsangan itu mengirimkan pesan pada otak yang membuat Anda merasakan seperti berada sangat dekat dengan sumber panas. Padahal tidak ada perubahan temperatur di sekitar Anda.

Kelenjar keringat
Ketika reseptor rasa sakit yang sensitif terhadap panas diaktifkan, otak Anda menganggap bahwa Anda kepanasan dan berusaha keras untuk mengembalikan tubuh Anda ke kondisi semula.

Akhirnya, tubuh akan memicu salah satu pertahanan terbaik terhadap panas, yaitu keringat. Scientific American melaporkan, ini merupakan bukti mengapa banyak orang berkeringat lebih dari biasanya ketika mereka mengonsumsi makanan pedas.

Aktivasi TRPV1 ini juga akan menyebabkan kapiler membesar, yang memungkinkan panas untuk mencapai permukaan tubuh sehingga ia dapat lebih mudah menyebar. Hal ini menyebabkan wajah memerah ketika mengonsumsi makanan pedas.

Sistem pencernaan
Bagi mereka yang tidak terbiasa makan makanan pedas, atau terlalu banyak mengonsumsi capsaicin dapat menyebabkan saluran pencernaan terganggu. Sama halnya seperti yang terjadi pada mata, mulut, dan hidung, capsaicin menyebabkan usus meningkatkan produksi lendir.

Capsaicin juga dapat memicu kontraksi usus lebih kuat. Hal ini dilakukan untuk membantu mengeluarkan bahan ofensif itu secepat mungkin. Akibatnya, seseorang akan mengalami diare atau muntah. (cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account