Sumber: kemenag.go.id

Padang, LiputanIslam.com– Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat, Hendri terpilih sebagai salah satu dari lima tokoh yang mendapat menghargaan sebagai penggerak literasi nasional. Menurut Hendri, aktivitas literasi adalah niscaya dan harus jadi kebiasaan, terutama bagi guru dalam merespon perkembangan zaman.

“Alhamdulillah, melalui program satu guru satu buku, telah terbit lebih dari 500 buku karya guru madrasah. Kami juga mendapat apresiasi sebagai Tokoh Penggerak Literasi Nasional,” ucapnya di Padang, pada Sabtu (07/12).

Ia mengatakan, guru yang melek literasi akan melahirkan siswa yang mahir berliterasi. Karena itu, Hendri menjadikan gerakan literasi sebagai salah satu fokusnya. “Ini harus dipupuk, dilatih, dan terus diasah sejak dari madrasah,” ujarnya.

Setidaknya ada lima upaya yang secara berkelanjutan dilakukan Kanwil Kemenag Sumbar. Pertama, membentuk Komunitas Penulis Pegiat Literasi (KPPL) Provinsi Sumbar. Kedua, membentuk KPPL di seluruh kabupaten/kota di Sumbar. Ketiga, mendorong para Kepala Madrasah untuk terus memotivasi guru-guru madrasah menjadi penulis. “Keempat, menggerakkan para guru menjadi aktivis literasi,” kata Hendri.

Baca: BNPT Sebut Radikalisme Bukan Soal Pakaian Tapi Mindset

“Kelima, menggelar pelatihan menulis bagi Kepala Madrasah, para guru madrasah, guru-guru PAI, dan masyarakat luas, yang bekerja sama dengan KPPL dan Media Guru Indonesia,” tambahnya. (aw/kemenag/pripos).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*