Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

KH As’ad Said Ali: Pancasila Adalah Pemersatu Bangsa

Published 07/10/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: okezone.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH As’ad Said Ali menyatakan bahwa Pancasila merupakan hasil ijtihad ulama dan kelompok nasionalis yang diramu dengan cara mengawinkan sistem berbasis modern dengan Islam dan kondisi di Indonesia. Hal itu disampaikan Kiai As’ad di Jakarta, pada Jumat (6/10).

Kiai as’ad menjelaskan, setidaknya Indonesia memiliki 1.340 suku, tetapi meski berbeda-beda tetap satu. Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika terbukti mampu menyatukan keragaman yang ada di Indonesia. Pancasila adalah pemersatu bangsa. oleh karenanya, Kiai As’ad mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika terbukti mampu menyatukan keragaman yang ada di Indonesia. Karena itu marilah kita pelihara. Kita kembangkan sesuai perkembangan zaman agar kita terhindar dari perpecahan,” ucapnya.

Menurutnya, Pancasila mampu menyinkronkan hukum adat dan hukum Islam yang berlaku sebelumnya di berbagai kerajaan di Nusantara dengan hukum modern yang terus berubah sesuai perkembangan zaman. Pancasila juga menjamin hak kolektif seluruh warga negara tanpa membedakan identitas.

“Hebatnya, dua hukum itu dapat berlaku secara bersamaan. Di zaman modern, dua hukum itu bertambah yaitu hukum modern. Tapi, Pancasila terbukti mampu mensinkronkan ketiga hukum itu dan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” terangnya.

“Berbeda dengan Arab Saudi yang hanya ada satu hukum yaitu hukum Islam. Apabila seseorang melakukan kesalahan berat negara dapat memberlakukan hukuman pancung. Indonesia tidak berlaku hukum pancung. Karena itu, tidak boleh memaksakan hukum Islam dengan adat dan budaya yang berlaku di indonesia,” tambah kiai As’ad.

Pada kesempatan itu, kiai as’ad mengaku, saat ini ada tantangan besar untuk tetap menjaga Pancasila sebagai pandangan berbangsa dan bernegara karena ada kelompok tertentu yang memiliki pandangan yang bertentangan dan bahkan menolak dasar negara tersebut. Kiai As’ad menyatakan mendukung langkah pemerintah mengokohkan kembali nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila harus kembali seperti dulu, yang dapat menjadi pemersatu bangsa Indonesia,” tegasnya. (Ar/JPNN/Okezone/Merah Putih).

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account